News / Internasional
Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB
Rudal Iran
Baca 10 detik
  • Sebelas warga sipil terluka akibat hantaman rudal Iran di desa Eshtaol dekat Beit Shemesh.

  • Serangan langsung tersebut menghancurkan rumah keluarga dan kendaraan di pemukiman penduduk Israel setempat.

  • Konflik besar ini melibatkan Iran melawan kekuatan militer Amerika Serikat serta pemerintah Israel.

Suara.com - Eskalasi perang di kawasan Timur Tengah kini semakin memanas dan memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan.

Sebuah desa di wilayah Israel menjadi sasaran langsung hantaman rudal yang diluncurkan oleh militer Iran.

Peristiwa mencekam ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 28 Maret 2026 di tengah konflik yang memanas.

Akibat dari ledakan hebat tersebut tercatat sebanyak sebelas orang warga setempat mengalami luka-luka cukup serius.

Insiden berdarah ini berlangsung tepat saat peperangan antara Iran melawan koalisi Israel-Amerika memasuki bulan kedua.

Lokasi Serangan Udara di Eshtaol

Titik ledakan diketahui berada di area pemukiman padat penduduk tepatnya di desa kecil bernama Eshtaol.

Wilayah tersebut terletak tidak jauh dari distrik Beit Shemesh yang menjadi zona terdampak serangan udara.

Eshtaol sendiri sebelumnya pernah memiliki catatan kelam akibat serangan serupa yang merenggut nyawa sembilan orang.

Baca Juga: Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

Pada tragedi terdahulu tersebut empat orang di antara korban yang meninggal dunia merupakan anak-anak kecil.

Kini trauma warga desa kembali bangkit setelah rudal Iran kembali menghujam tanah pemukiman mereka tersebut.

Kerusakan Parah Bangunan dan Fasilitas

Laporan dari jurnalis AFP di lapangan menunjukkan pemandangan yang sangat memprihatinkan di lokasi kejadian Sabtu.

Sejumlah bangunan permanen dilaporkan mengalami kerusakan struktural yang sangat parah akibat kekuatan ledakan rudal.

Puing-puing yang terdiri dari material logam dan beton tampak berserakan memenuhi jalanan di sekitar lokasi.

Load More