- Pangkalan udara Prince Sultan Arab Saudi dihantam rudal balistik Iran pada Jumat (27/3), merusak fasilitas militer AS.
- Serangan tersebut secara signifikan melumpuhkan intelijen udara AS karena kehancuran pesawat peringatan dini E-3 Sentry vital.
- Foto kehancuran fasilitas AS menyebar setelah Presiden Trump diduga menghina Pangeran Mohammed bin Salman secara terbuka.
Sehari sebelum foto-foto kehancuran aset militer AS beredar, Sabtu (28/3), Donald Trump kembali mengguncang panggung politik internasional dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan penuh konfrontasi.
Dalam sebuah pidato di konferensi Future Investment Initiative yang digelar di Florida, Trump melontarkan pernyataan yang dianggap merendahkan Pangeran MBS.
Padahal, saat ini kedua negara tengah berada dalam aliansi militer yang sangat krusial di Timur Tengah.
Dikutip dari The Wire, Trump menggunakan mimbar konferensi tersebut untuk memamerkan pengaruhnya yang luar biasa terhadap para pemimpin dunia.
Di hadapan para investor dan politisi, Trump menggambarkan dinamika kekuasaan antara Washington dan Riyadh dengan bahasa yang sangat personal, bahkan cenderung vulgar.
Ia mengklaim bahwa di bawah kepemimpinannya, Amerika Serikat telah mendapatkan kembali dominasi yang membuat para pemimpin kuat, termasuk MBS, harus tunduk.
Dalam pidatonya, Trump tidak ragu untuk menceritakan apa yang ia klaim sebagai detail dari percakapan pribadinya dengan sang Pangeran Saudi.
Ia menggambarkan perubahan sikap MBS dari yang awalnya skeptis terhadap kepemimpinan Amerika Serikat, menjadi sosok yang kini sangat menghormati otoritas Trump.
Bagi para analis politik, pernyataan ini merupakan bagian dari strategi "America First" Trump yang sering kali mengedepankan citra kekuatan personal di atas etika diplomasi tradisional.
Baca Juga: Iran Bongkar Rencana Licik AS, Jadi Alasan Ogah Negosiasi
Trump menyatakan, “Dia tidak menyangka ini akan terjadi … dia tidak menyangka akan mencium pantat saya … dia pikir itu akan menjadi presiden Amerika lainnya yang pecundang … tapi sekarang dia harus bersikap baik kepada saya,” ujar Trump, saat menceritakan kembali apa yang ia sebut sebagai percakapan pribadinya dengan bangsawan Saudi tersebut mengenai kebangkitan AS di bawah kepemimpinannya.
Pernyataan ini sontak menuai reaksi beragam dari pengamat internasional. Di satu sisi, pendukung Trump melihat ini sebagai bukti bahwa Amerika kembali disegani.
Namun, di sisi lain, kritik tajam muncul karena hal ini dianggap dapat melukai perasaan publik Arab Saudi dan merusak hubungan personal yang sangat penting dalam budaya diplomasi Timur Tengah.
Berita Terkait
-
Iran Bongkar Rencana Licik AS, Jadi Alasan Ogah Negosiasi
-
Tak Ada 'Hilal' Perang AS - Israel vs Iran Berakhir
-
Krisis Listrik Melanda Iran Utara Akibat Rudal Israel Hantam Menara Tegangan Tinggi di Teheran
-
Rudal Ansar Allah Hantam Israel Demi Bela Iran, Serangan Besar Akan Terus Berlanjut ke Zionis
-
Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua
-
BRI Boyong Promo Spesial 17 Agustus, Diskon 17% King Koil Hingga Hadiah Eksklusif
-
14 Ide Tebak-tebakan Lucu Bertema Pramuka yang Bisa Kamu Coba
-
BMW hingga Senjata Api Disita dari Markas Narkoba Bos Gendut di Kampung Bahari
-
Arthada Bawa Kembali Gaya 2016 di Perayaan Ulang Tahun ke-22
-
Kulkas Pintar Jadi Kunci Cegah Food Waste, Ini Cara Simpan Stok Makanan Mingguan agar Tetap Segar
-
Review Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya: Dari Duka Menuju Kesadaran
-
Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
-
Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026
-
Silent Skill Gap: Bahaya Lupa Cara Mikir Akibat AI