News / Metropolitan
Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB
Zebra Cross Pac-Man di Tebet, Jakarta Selatan. (Instagram/@ijoeel)
Baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta membangun lima zebra cross baru di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
  • Pembangunan dimulai pada Senin (30/3/2026) sebagai respons atas aksi warga yang membuat marka jalan ala Pac-Man.
  • Keterlambatan pengerjaan disebabkan pemeliharaan trotoar, kondisi cuaca buruk, dan prosedur teknis marka jalan thermoplastic.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga terus berupaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dengan membangun lima titik zebra cross baru di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.

Pembangunan fasilitas penyeberangan jalan ini dilakukan guna merespons kebutuhan mobilitas warga di kawasan padat tersebut agar lebih aman dan tertib.

Berdasarkan jadwal pengerjaan, empat dari lima zebra cross tersebut mulai dikerjakan pada Senin (30/3/2026) malam tadi.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengungkapkan bahwa fasilitas ini diharapkan mampu memupuk budaya saling menghormati antar-pengguna jalan.

"Kami berharap kehadiran zebra cross ini dapat mendukung mobilitas warga yang lebih aman dan tertib, sekaligus memperkuat budaya saling menghormati di jalan," ujar Wenny dalam keterangan tertulis.

Wenny juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi akibat keterlambatan penyediaan marka jalan di lokasi tersebut.

Ia menjelaskan bahwa hilangnya marka jalan tersebut merupakan dampak dari pemeliharaan berkala serta peningkatan trotoar pada akhir 2025 yang menyebabkan zebra cross lama tertutup aspal.

Faktor cuaca dengan curah hujan yang tinggi di Jakarta juga diakui menjadi salah satu kendala utama yang menghambat proses pengerjaan di lapangan.

Selain itu, terdapat prosedur teknis yang harus dipatuhi agar material marka jalan dapat memiliki daya tahan yang maksimal saat digunakan oleh publik.

Baca Juga: ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM

"Perlu diketahui, pemasangan kembali marka jalan tidak dapat dilakukan secara langsung setelah pengaspalan, karena material marka thermoplastic memerlukan kondisi permukaan jalan yang telah melalui masa pengeringan optimal agar dapat melekat dengan baik dan memiliki daya tahan maksimal," jelas Wenny.

Langkah cepat Pemprov DKI ini juga merupakan tindak lanjut atas aksi kreatif warga yang sebelumnya menyulap jalanan tersebut menjadi arena permainan klasik Pac-Man sebagai bentuk kritik sosial.

Inisiatif yang dipelopori oleh pemilik akun Instagram @ijoeel itu muncul karena keresahan warga terhadap raibnya marka jalan selama berbulan-bulan yang membahayakan nyawa pejalan kaki.

Keberadaan zebra cross di titik tersebut dinilai sangat krusial, terutama bagi jemaat gereja di sekitar lokasi yang sering menyeberangi jalanan yang selalu ramai kendaraan.

Para pegiat seni tersebut tidak hanya memberikan garis putih, tetapi juga menambahkan karakter hantu dan karakter utama Pac-Man agar tampilan jalan terlihat atraktif sekaligus menyentil pemerintah.

Melihat fenomena tersebut, Wenny memberikan apresiasi terhadap inisiatif masyarakat yang memiliki kesadaran kolektif tinggi terhadap keselamatan di ruang publik.

Load More