News / Internasional
Senin, 06 April 2026 | 06:13 WIB
Seorang perwira Angkatan Udara Amerika Serikat bertahan selama 36 jam di wilayah Iran setelah pesawat tempurnya ditembak jatuh. [NY Post]
Baca 10 detik
  • Seorang pilot jet tempur F-15E Amerika Serikat berhasil diselamatkan setelah terjebak selama 48 jam di wilayah Iran.
  • Pesawat tersebut ditembak jatuh di Iran selatan pada Jumat pagi dalam konflik yang terus memanas hingga kini.
  • Operasi penyelamatan berlangsung dramatis melalui pertempuran sengit sebelum akhirnya korban dievakuasi dalam kondisi luka menuju lokasi aman.

“Dia berada di belakang garis musuh, diburu, tetapi tidak pernah benar-benar sendirian,” katanya.

Selain operasi militer, AS juga menjalankan strategi disinformasi.

“Mereka menyebarkan kabar palsu bahwa pilot sudah diselamatkan untuk mengacaukan pencarian Iran,” ungkap laporan tersebut.

Pilot yang diselamatkan kini telah dibawa ke lokasi aman untuk menjalani perawatan. “Dia mengalami luka, tetapi akan baik-baik saja,” kata Trump.

Konflik AS-Israel melawan Iran sendiri telah memasuki hari ke-37 dengan korban jiwa mencapai ribuan.

Load More