Indonesia tidak masuk dalam daftar negara sahabat yang diizinkan Iran melintas bebas di Selat Hormuz. (Suara.com/Aldie)
Baca 10 detik
- Pakistan menyusun draf gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran untuk menghentikan permusuhan militer secara segera.
- Kesepakatan tersebut mencakup dua tahap, yaitu penghentian aksi militer serta perundingan jangka panjang termasuk pembukaan Selat Hormuz.
- Israel tetap menyiapkan serangan militer besar terhadap infrastruktur strategis Iran jika upaya diplomasi internasional tersebut mengalami kegagalan.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya memberikan ultimatum kepada Iran dengan batas waktu yang semakin dekat.
Sementara itu, upaya diplomasi terus dilakukan secara intensif oleh sejumlah negara.
Menteri luar negeri dari Turki, Mesir, dan Pakistan dilaporkan terlibat dalam pembicaraan dengan pejabat Iran dan utusan AS untuk mencari solusi damai.
Namun, di balik upaya diplomasi tersebut, kekhawatiran tetap muncul bahwa kesepakatan yang tercapai bisa saja menguntungkan Iran tanpa benar-benar melemahkan kekuatan strategisnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Perang Memanas! Trump Bakal Pakai Uang Pajak Warga AS Demi Proyek Mercusuar
-
Respons Iran Usai AS dan Isarel Ancam Tingkatkan Serangan, Selat Bab el Mandeb Berpotensi Ditutup
-
Fajar Berdarah di Teheran, Serangan Gabungan AS-Israel Tewaskan 13 Warga
-
Iran Bersedia Buka Selat Hormuz jika Kerugian Perang Dibayar
-
Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Tiga Saksi Biro Travel Diperiksa, KPK Dalami Keuntungan Ilegal Kuota Haji 2023-2024
-
Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim
-
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta
-
Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU
-
Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar
-
Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan
-
Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau
-
Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'
-
Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru
-
Tim Bon Jowi Klaim Menang 4-0 di KIP soal Ijazah Jokowi, Kini Tinggal Hadapi Polri