- Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri dan pejabat sektor ekonomi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.
- Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, hingga Gubernur Bank Indonesia.
- Para pejabat belum memberikan detail agenda pertemuan, namun rapat tersebut diduga kuat membahas evaluasi sektor ekonomi secara umum.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat sektor ekonomi, mulai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026) hari ini.
Berdasarkan pantauan di Istana, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti tiba di Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.30 WIB,
Setelahnya, tiba Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Menko Airlangga, Purbaya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Dony Oskaria, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Airlangga enggan mengungkapkan agenda yang dibahas dalam rapat terbatas dengan Presiden Prabowo.
"Kami tunggu dulu sampai agenda dimulai," katanya.
Hal senada juga disampaikan Menkeu Purbaya, yang mengaku belum mengetahui agenda rapat terbatas Presiden dengan menteri-menteri bidang ekonomi itu.
"Saya belum tahu, baru mau mulai rapat," ucapnya.
Adapun Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan akan memberikan informasi kepada wartawan terkait agenda rapat dengan Prabowo setelah pertemuan selesai.
"Nanti kita lihat hasilnya, nanti mungkin habis dari rapat kita bisa ketemu, saya bisa update beberapa. Terima kasih ya," ucap Dony.
Baca Juga: Dari Diskusi hingga Room Tour, Pelajar Kini Bisa Belajar Langsung di Istana
Sementara itu, Mendiktisaintek Brian Yulianto memperkirakan pertemuan dengan Presiden secara umum akan membahas evaluasi di sektor ekonomi.
"Saya belum tahu, tapi banyak yang diundang Pak Menteri-Menteri yang lain. Sepertinya evaluasi ekonomi secara umum," kata Brian.
Berita Terkait
-
Dari Diskusi hingga Room Tour, Pelajar Kini Bisa Belajar Langsung di Istana
-
Pasukan Bawah Tanah Prabowo: Narasi Mengarah Delegitimasi Pemerintah Harus Dilawan!
-
Tanggapi Kritik Saiful Mujani, Sekjen Golkar Pasang Badan: Kereta Sudah di Rel yang Tepat!
-
Respons Seskab Teddy soal Kritik Saiful Mujani ke Program Prabowo
-
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Seskab Teddy: Tunggu Saja, Presiden yang Akan Umumkan
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare
-
MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran
-
Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat
-
Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata
-
Lepas dari Orde Baru, Indonesia Belum Berani Masuk Rumah Demokrasi
-
Jadwal dan Lokasi Geopark Run Series 2026-2027: Dari Ijen hingga Belitong
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu