- Pemerintah Israel membantah klaim Iran bahwa militer mereka sengaja menargetkan Sinagoga Rafi-Nia di Teheran dalam serangan terbaru.
- Intelijen Israel menyebut kerusakan sinagoga merupakan dampak insiden tidak sengaja saat menargetkan bangunan di sekitar lokasi tersebut.
- Komunitas Yahudi Iran mengecam keras serangan militer Israel yang menyebabkan kehancuran total pada bangunan serta kitab Taurat mereka.
Suara.com - Pemerintah Israel membantah klaim pihak Iran yang menyebut rudal mereka menghantam sinagoga Rafi-Nia di Teheran, Iran.
Pernyataan ini bukan datang dari pernyataan resmi pemerintahan Benjamin Netanyahu, namun dari seorang pejabat yang tak mau diungkap identitasnya.
Menurut pejabat tersebut, militer Israel tidak menjadikan sinagoga sebagai target utama mereka.
Secara tidak langsung, menurut pejabat tersebut, hancurnya sinagoga karena rudal merupakan insiden yang tidak sengaja.
“Israel tidak menargetkan sinagoga. Siapa pun yang mengatakan sebaliknya menganggap Anda mudah dibohongi,” ujarnya kepada The Times of Israel.
Sementara itu, dalam laporan yang dipublikasikan media Israel lainnya, Maariv, pihak pemerintah Benjamin Netanyahu menganggap narasi hancurnya sinagoga di Teheran sebagai aksi untuk memicu sentimen global terhadap Israel.
“Peristiwa terbaru diterjemahkan menjadi kampanye hasutan tanpa preseden, dengan penggunaan narasi palsu dan perang informasi psikologis,” demikian isi laporan tersebut.
Menariknya, analisis intelijen Israel menyebut target utama kemungkinan adalah bangunan di sekitar lokasi.
“Ledakan kuat menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan, termasuk sinagoga, yang diduga bukan target utama,” tulis laporan itu.
Baca Juga: Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab
Sementara itu, Tokoh komunitas Yahudi Iran, Yunus Hamami Lalehzar hadir di lokasi sinagoga yang hancur akibat rudal Iran.
Pihak komunitas Yahudi Iran mengecam serangan Israel terhadap sinagoga Rafi-Nia. Menurut mereka, aksi Israel sangat biadab dan mengutuk tindakan militer AS-Israel terhadap Iran.
“Kami mengutuk serangan brutal yang dilakukan musuh Amerika-Israel terhadap tanah air kami dan Sinagoga Rafi-Nia,” bunyi pernyataan itu.
“Kami akan berdiri bersama rakyat dan pemerintah hingga napas terakhir untuk membela tanah air,” lanjut pernyataan tersebut.
Perwakilan Yahudi di parlemen Iran, Homayoun Sameh, juga melontarkan kritik tajam.
“Rezim Zionis tidak menunjukkan belas kasihan, bahkan saat hari raya Yahudi,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab
-
Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 10 Orang
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan
-
Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas
-
Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta
-
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun
-
Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran
-
Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar
-
DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen