Mojtaba Khamenei dilaporkan dalam kondisi medis kritis menurut bocoran memo intelijen Amerika Serikat.
Ketidakhadiran pemimpin di publik memicu spekulasi pengalihan kendali kekuasaan Iran kepada pihak IRGC.
Ditemukan adanya persiapan pembangunan makam besar di Qom yang memicu tanda tanya suksesi.
Meski demikian, sejumlah elit politik di Teheran tetap memberikan pernyataan bahwa kendali negara masih terjaga.
Ketidakhadiran sosok Mojtaba di hadapan rakyat sejak awal konflik justru semakin memperkuat desas-desus yang beredar luas.
Spekulasi Kendali Korps Garda Revolusi Islam
Asumsi mengenai kelumpuhan kepemimpinan ini memicu dugaan adanya peralihan kekuasaan secara de facto di lapangan.
Banyak pihak meragukan kemampuan sang pemimpin untuk memandu jalannya pemerintahan dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir.
Situasi genting ini mengarahkan sorotan pada peran Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC dalam mengambil kebijakan.
Sejak eskalasi militer meningkat, saluran televisi resmi negara hanya menayangkan narasi tertulis tanpa bukti visual nyata.
Tidak adanya bukti rekaman audio maupun video terbaru dari Mojtaba membuat klaim pihak oposisi semakin dipercaya.
Misteri Pembangunan Makam di Kota Qom
Baca Juga: Donald Trump Ancam Musnahkan Peradaban Iran Malam Ini, Gertak Sambal Lagi?
Narasi dalam memo diplomatik tersebut juga menyinggung adanya aktivitas konstruksi yang tidak biasa di wilayah Qom.
Terdapat indikasi persiapan pembangunan sebuah kompleks pemakaman atau mausoleum megah untuk keluarga Ali Khamenei di sana.
Rencana pembangunan di kota suci tersebut dianggap cukup mengejutkan dan berbeda dari tradisi politik sebelumnya.
Sebab, selama ini prosedur pemakaman bagi pemimpin besar Iran biasanya dipusatkan di ibu kota negara, Teheran.
Rangkaian informasi ini menggambarkan betapa rapuhnya situasi internal Iran di tengah tekanan konflik bersenjata yang hebat.
Dampak Besar Bagi Geopolitik Timur Tengah
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina