News / Internasional
Rabu, 08 April 2026 | 06:42 WIB
Presiden AS Donald Trump menuding NATO sebagai pengecut dan macan kertas karena tak mau membantu membuka Selat Hormuz. [X/Potus]
Baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump menangguhkan serangan militer terhadap Iran selama 14 hari setelah sepakat melakukan gencatan senjata dua sisi.
  • Kesepakatan yang dimediasi Pakistan ini mewajibkan Iran segera membuka akses Selat Hormuz secara aman bagi pelayaran internasional.
  • Pengumuman tersebut berdampak positif dengan anjloknya harga minyak mentah dunia serta kenaikan tajam pada bursa saham Amerika.

Penangguhan ini menjadi titik balik penting setelah pada Selasa pagi Trump sempat melontarkan retorika yang sangat mengkhawatirkan dengan menyebut bahwa "seluruh peradaban akan mati malam ini".

Dengan adanya waktu tambahan selama 14 hari, dunia kini berharap agar para mediator internasional dapat mengunci kesepakatan permanen guna menghindari kiamat ekonomi dan kemanusiaan di wilayah Teluk.


Disclaimer: Laporan ini disusun berdasarkan dinamika situasi Timur Tengah per 8 April 2026 pagi waktu Indonesia. Status gencatan senjata selama 14 hari ini bergantung pada kepatuhan teknis di lapangan, terutama terkait arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

Load More