Mojtaba Khamenei dilaporkan dalam kondisi medis kritis menurut bocoran memo intelijen Amerika Serikat.
Ketidakhadiran pemimpin di publik memicu spekulasi pengalihan kendali kekuasaan Iran kepada pihak IRGC.
Ditemukan adanya persiapan pembangunan makam besar di Qom yang memicu tanda tanya suksesi.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Teheran mengenai kondisi kesehatan sosok paling berpengaruh di negara tersebut.
Mojtaba Khamenei dilaporkan sedang berjuang melewati masa kritis di bawah perawatan medis yang sangat ketat.
Kota suci Qom disinyalir menjadi lokasi tempat sang Pemimpin Tertinggi Iran tersebut menjalani perawatan intensif.
Informasi sensitif ini mencuat melalui laporan The Times yang merujuk pada dokumen memo diplomatik rahasia.
Data tersebut diklaim bersumber langsung dari hasil pemantauan intelijen Amerika Serikat pada awal April 2024.
Kebocoran Dokumen Intelijen Amerika Serikat
Dalam catatan memo itu disebutkan bahwa Mojtaba dalam kondisi tidak berdaya bagi kelangsungan politik negara.
Kondisi fisiknya yang lemah membuat dirinya dianggap tidak mampu lagi terlibat dalam urusan birokrasi pemerintahan.
Hingga saat ini otoritas independen memang belum memberikan verifikasi resmi terkait kebenaran berita kesehatan tersebut.
Baca Juga: Donald Trump Ancam Musnahkan Peradaban Iran Malam Ini, Gertak Sambal Lagi?
Namun dokumen rahasia ini kabarnya sudah didistribusikan kepada mitra strategis Amerika Serikat di wilayah Teluk.
Laporan ini menjadi sejarah pertama yang secara spesifik mengungkap titik koordinat keberadaan Mojtaba kepada publik dunia.
Ketidakpastian Politik Pasca Serangan Militer
The Jerusalem Post menyebutkan penurunan kesehatan ini terjadi setelah rentetan serangan dari pihak Israel.
Kondisi Mojtaba yang menggantikan Ali Khamenei tersebut dinilai bakal memperkeruh stabilitas keamanan di internal Iran
Publik kini mulai mempertanyakan identitas asli penggerak roda pemerintahan selama masa peperangan yang sedang berkecamuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Ledakan Dahsyat Guncang Teheran Saat Rudal Amerika-Israel Hancurkan Permukiman di Provinsi Alborz
-
TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan
-
Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas
-
Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta
-
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun
-
Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran
-
Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar