- Satgas PRR Aceh melaporkan kemajuan pemulihan wilayah terdampak bencana melalui percepatan layanan publik dan pemerintahan pada April 2026.
- Sebanyak 10 dari 18 kabupaten di Aceh telah pulih dengan infrastruktur jembatan, fasilitas kesehatan, serta sekolah kembali beroperasi.
- Progres pembersihan lokasi mencapai 92 persen dan pembangunan hunian sementara telah rampung sebanyak 91 persen secara bertahap.
Suara.com - Pemulihan pasca bencana di Aceh terus menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Kepala Posko Wilayah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PPR) Aceh, Safrizal ZA, menegaskan bahwa capaian rehabilitasi terus dilakukan percepatan, dengan sejumlah aspek layanan publik hampir pulih.
Safrizal menjelaskan bahwa pada aspek pelayanan pemerintahan, dari 18 kabupaten/kota terdampak, 10 wilayah sudah kembali normal.
"Upaya pembersihan lumpur juga dilaporkan menunjukkan hasil signifikan dengan 92 persen lokasi berhasil ditangani. Untuk lokasi yang masih membutuhkan penanganan terus dikoordinasikan dalam penyiapan alat berat dan sumber daya pendukung lainnya," kata dia, Rabu (8/4/2026).
Dia menambahkan, untuk infrastruktur jembatan darurat, TNI telah menyelesaikan 97 unit, sementara Polri merampungkan 95 persen dari target yang ditetapkan.
Sektor kesehatan pun berangsur pulih, dengan seluruh 23 RSUD dan 309 Puskesmas kembali berfungsi penuh, serta 99,6 persen Puskesmas Pembantu sudah beroperasi.
Begitu pula di sektor pendidikan, sebanyak 3.120 sekolah terdampak telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal.
Sedangkan pada aspek hunian, pembangunan Huntara telah rampung 91 persen, sementara Huntap mulai direalisasikan dengan dukungan lintas lembaga.
Ia menekankan bahwa perkembangan pemulihan ini sangat dinamis.
Baca Juga: Bima Arya Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang
"Data progres selalu bergerak mengikuti dinamika lapangan. Ada jembatan yang baru dilaporkan selesai, namun karena keadaan tertentu bisa kembali rusak, dan pada waktu berikutnya sudah selesai dikerjakan lagi. Begitu pula dengan aspek lain, sehingga capaian persentase bisa berubah dari hari ke hari," ujarnya.
Media gathering ini turut dihadiri oleh jajaran Posko Satgas PRR Wilayah Aceh, perwakilan Kementerian/Lembaga, instansi teknis, serta puluhan jurnalis dari PWI, AJI, IJTI, AMSI, SMSI, dan berbagai media lokal maupun nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina