News / Internasional
Rabu, 08 April 2026 | 10:08 WIB
Pemerintah Iran menegaskan bahwa jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali mereka selama periode gencatan senjata dua pekan dengan Amerika Serikat dan Israel. (Suara.com/Aldie)
Baca 10 detik
  • Pemerintah Iran menetapkan kewajiban koordinasi militer bagi seluruh kapal yang melintasi Selat Hormuz selama masa gencatan senjata dua pekan.
  • Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menegaskan bahwa Iran tetap memegang kendali operasional atas jalur perdagangan energi global tersebut.
  • Dewan Keamanan Nasional Iran mengklaim kemenangan perang dan menuntut pemenuhan rencana sepuluh poin sebagai syarat penghentian konflik permanen.

SNSC menegaskan bahwa negosiasi tersebut tidak berarti perang telah berakhir.

“Iran hanya akan menerima akhir perang ketika seluruh detail kesepakatan sesuai dengan rencana 10 poin telah difinalisasi,” tegas mereka.

Lebih lanjut, Iran menegaskan akan tetap berada dalam posisi siaga militer.

“Tangan kami tetap di pelatuk, dan setiap kesalahan kecil dari musuh akan dibalas dengan kekuatan penuh,” tegas SNSC.

Load More