- Ketua Umum Badko HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati, menerima teror intimidasi setelah mengunggah solidaritas untuk aktivis Andrie Yunus.
- Siti menolak tawaran perlindungan polisi dan pendekatan oknum militer agar tidak terseret dalam konflik kepentingan antar-institusi tersebut.
- Siti sempat mengungsikan keluarganya demi keamanan namun tetap menolak menghapus video kritik demi tegaknya keadilan bagi korban.
Namun, Siti memilih tetap mempertahankan sikapnya dan menjelaskan bahwa tindakannya merupakan bagian dari kepentingan bersama, terutama terkait masa depan demokrasi.
Tegaskan Tak Akan Hapus Video
Bagi Siti, intimidasi yang ia terima merupakan bentuk keputusasaan pihak-pihak tertentu yang ingin membungkam suara kritis anak muda.
Ia menegaskan tidak akan menghapus video solidaritasnya selama keadilan bagi Andrie Yunus belum ditegakkan.
“Toh saya menghapus video itu tidak mempengaruhi apapun. Kalaupun mau dihapus, kembalikan kondisi Bang Andrie Yunus kepada semula dan itu mustahil terjadi. Maka saya juga mustahil untuk menghapus video tersebut karena saya tidak takut dengan para pengecut itu,” pungkas Siti.
Ia juga berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius agar instrumen negara tidak melakukan normalisasi terhadap kekerasan dan teror terhadap warga yang menyuarakan kritik.
Menurutnya, perlindungan terhadap suara kritis sangat penting demi menjaga kesehatan demokrasi Indonesia.
Reporter: Dinda Pramesti K
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa BEM SI BSJB Geruduk Komnas HAM, Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami