- Presiden Donald Trump mengumumkan penghentian konfrontasi militer selama 14 hari dengan Iran mulai Selasa, 7 April 2020.
- Gencatan senjata ini mengakhiri pertempuran 40 hari setelah AS meluncurkan serangan udara di terminal minyak Pulau Kharg.
- Proses negosiasi perdamaian akan dilaksanakan di Islamabad, Pakistan, berdasarkan 10 poin tuntutan yang disepakati oleh Amerika Serikat.
Pihak Iran menekankan bahwa mereka tetap waspada selama proses ini berlangsung.
"Negosiasi ini akan dimulai di Islamabad dengan tingkat ketidakpercayaan penuh terhadap pihak Amerika, dan Iran akan mengalokasikan waktu dua minggu untuk proses tersebut. Periode ini dapat diperpanjang atas kesepakatan kedua pihak," demikian pernyataan resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
5. Daftar 10 Tuntutan Iran yang Disetujui AS
Gencatan senjata ini dapat terwujud setelah Donald Trump menyatakan setuju untuk menggunakan 10 poin tuntutan dari Teheran sebagai basis negosiasi.
"Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran, dan menilai itu sebagai dasar yang dapat digunakan untuk bernegosiasi," kata Trump.
Adapun rincian 10 tuntutan tersebut meliputi:
- Komitmen AS untuk menjamin non-agresi secara permanen.
- Iran tetap memegang kendali penuh atas Selat Hormuz.
- AS harus mengakui dan menyetujui hak pengayaan uranium Iran.
- Pencabutan seluruh sanksi primer terhadap Iran.
- Pencabutan seluruh sanksi sekunder terhadap Iran.
- Pembatalan semua resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Iran.
- Pembatalan semua resolusi Dewan Gubernur IAEA terkait Iran.
- Pemberian kompensasi finansial atas kerusakan infrastruktur selama perang.
- Penarikan seluruh pasukan militer AS dari kawasan Timur Tengah.
- Penghentian perang di semua front, termasuk wilayah Lebanon.
6. Perdebatan Cakupan Wilayah di Lebanon
Muncul perbedaan pandangan antara Israel dan Pakistan mengenai cakupan geografis gencatan senjata ini. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa penghentian serangan tidak mencakup wilayah Lebanon.
Netanyahu menyambut baik keputusan Trump untuk memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman bagi AS dan sekutunya, namun ia mengklaim operasi militer di Lebanon tetap bisa berlanjut.
Baca Juga: Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia
Sebaliknya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif memberikan keterangan yang berbeda. Sharif menyatakan bahwa kesepakatan ini bersifat menyeluruh bagi seluruh kawasan.
"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama dengan sekutu-sekutu mereka, telah menyutujui gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon dan tempat lain, yang berlaku segera," kata Sharif.
7. Klaim Kemenangan Ganda
Kedua belah pihak sama-sama mengeklaim kemenangan politik dan militer atas tercapainya kesepakatan ini. Iran menganggap keberhasilan memaksa AS menerima 10 poin tuntutan mereka sebagai kemenangan besar.
Di sisi lain, Donald Trump mengeklaim bahwa tujuan militer AS telah tercapai sehingga serangan tidak perlu dilanjutkan.
"Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua arah," tulis Trump. Ia menambahkan, "Alasan kami melakukan ini adalah karena kami telah memenuhi dan melampaui semua tujuan militer, serta sudah sangat dekat dengan kesepakatan definitif terkait perdamaian jangka panjang dengan Iran dan perdamaian di Timur Tengah."
Berita Terkait
-
Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?
-
Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia
-
Donald Trump Sebut Ada Peran China di Balik Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon
-
Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri: Bagi Saya Ini Penghinaan!
-
Prabowo Cerita Temukan Video AI Diri Sendiri: Pandai Nyanyi, Pidato Bahasa Mandarin dan Arab
-
Buntut Seruan Gulingkan Prabowo, Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Mau Dilaporkan ke Polisi
-
Sinyal Reshuffle Kabinet Prabowo Mencuat Lagi, Pengamat: Antara Masalah Kinerja atau Loyalitas
-
Jawab Kritik Senang Jalan-jalan ke Luar Negeri, Prabowo: Untuk Amankan Minyak Harus ke Mana-mana
-
CELIOS Ungkap Biofuel Tak Hanya Mahal, Tapi Berisiko bagi Fiskal Negara: Mengapa?
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Pengiriman 2.200 Ton Beras Bulog untuk Jemaah Haji Terancam Gagal
-
Pertahankan Subsidi BBM untuk Rakyat Miskin, Prabowo Subianto: Yang Kaya Jangan Minta!
-
Kilang Minyak Iran Diserang Usai Gencatan Senjata Diumumkan
-
Prabowo: 70 Kebutuhan Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia