- Presiden Prabowo menegaskan lawatan ke luar negeri dilakukan untuk mengamankan kepentingan nasional seperti pasokan minyak bagi Indonesia.
- Pemerintah memutuskan tetap mempertahankan subsidi BBM bagi rakyat kecil dan miskin demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.
- Masyarakat golongan kaya diwajibkan membayar BBM sesuai harga pasar dan dilarang keras menuntut subsidi dari pemerintah.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menjawab kritik yang menyorot dirinya dianggap senang karena kerap melakukan lawatan ke sejumlah negara.
Prabowo menegaskan kunjungan ke luar negeri merupakan bagian dari pekerjaan yang memang perlu dilakukan.
"Dibilang Prabowo seneng jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara untuk amankan minyak ya gue harus ke mana-mana," kata Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Prabowo lalu mengulas kembali lawatannya ke Jepang, "Kita ke Jepang kemarin ya. Kita dapat."
Ia mengungkapkan dalam waktu dekat akan kembali berkunjung ke luar negeri. Namun, negara tujuan belum ia beberkan.
"Ini saya berangkat lagi, aku mau berangkat lagi ke sebuah negara, nanti begitu aku berangkat kau tau ke mana, amankan juga," kata Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa pemerintah tetap mempertahankan subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM) sehingga tidak ada kenaikan harga.
Ia berterima kasih atas laporan para pembantunya di kabinet yang mengurus persoalan ekonomi.
"Saya terima kasih tim saya menteri ekon saya andal, mereka laporkan, Pak tenang untuk BBM yang bersubsidi kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin, kita pertahankan 80 persen rakyat kita," tutur Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: Pertahankan Subsidi BBM untuk Rakyat Miskin, Prabowo Subianto: Yang Kaya Jangan Minta!
Kendati subsidi untuk BBM dipertahankan, Prabowo menegaskan bahwa ke depan masyarakat yang tergolong kaya harus membayar BBM sesuai harga pasar.
Prabowo melarang masyarakat kaya untuk meminta subsidi BBM.
"Tapi pada saatnya yang orang-orang kuat, orang-orang kaya kalau mau pakai bensin mahal ya dia harus bayar harga pasar, lu udah kaya minta subsidi lagi, yang kita bela ya rakyat miskin," kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Pertahankan Subsidi BBM untuk Rakyat Miskin, Prabowo Subianto: Yang Kaya Jangan Minta!
-
Kilang Minyak Iran Diserang Usai Gencatan Senjata Diumumkan
-
Prabowo: 70 Kebutuhan Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
-
Purbaya Tak Masalah Jika Gaji Menteri Dipotong, Perkirakan Sampai 25%
-
Prabowo: Meski Krisis Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Energi, Kondisi Indonesia Masih Aman
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Sinyal Reshuffle Kabinet Prabowo Mencuat Lagi, Pengamat: Antara Masalah Kinerja atau Loyalitas
-
CELIOS Ungkap Biofuel Tak Hanya Mahal, Tapi Berisiko bagi Fiskal Negara: Mengapa?
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Pengiriman 2.200 Ton Beras Bulog untuk Jemaah Haji Terancam Gagal
-
Pertahankan Subsidi BBM untuk Rakyat Miskin, Prabowo Subianto: Yang Kaya Jangan Minta!
-
Kilang Minyak Iran Diserang Usai Gencatan Senjata Diumumkan
-
Prabowo: 70 Kebutuhan Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
-
Kampanye Kocak Wajib Militer Thailand Sukses Gaet 30 Ribu Relawan
-
Komnas HAM: Ada Potensi Pelaku Lain dalam Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Prabowo: Meski Krisis Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Energi, Kondisi Indonesia Masih Aman
-
Kekerasan Seksual di Transportasi Online Berulang, Sistem Keamanannya Bermasalah?