- Kilang minyak di Pulau Lavan, Iran, dilaporkan mengalami serangan oleh pihak musuh pada Rabu pagi waktu setempat.
- Proses evakuasi yang cepat memastikan tidak adanya korban jiwa dalam insiden kebakaran fasilitas energi tersebut terjadi.
- Peristiwa ini terjadi tepat setelah kesepakatan gencatan senjata bilateral antara Amerika Serikat dan Iran telah diumumkan.
Suara.com - Perusahaan Distribusi dan Penyulingan Minyak Nasional Iran melaporkan bahwa fasilitas kilang minyak di Pulau Lavan menjadi sasaran serangan pada Rabu pagi waktu setempat.
Dalam pernyataannya yang dikutip Kantor Berita Shana, perusahaan menyebut serangan terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat.
“Kilang minyak di Pulau Lavan menjadi target serangan oleh musuh,” demikian pernyataan resmi tersebut.
Petugas pemadam kebakaran hingga kini masih berupaya memadamkan api akibat serangan tersebut. Namun, berkat proses evakuasi yang dilakukan dengan cepat, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Insiden ini terjadi hanya sehari setelah Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bilateral selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran.
Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Iran juga menyetujui pembukaan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Selain itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran memastikan bahwa perundingan dengan Amerika Serikat dijadwalkan dimulai pada Jumat (10/4) di Islamabad, Pakistan.
Serangan terhadap fasilitas energi ini menambah ketegangan di tengah upaya kedua negara untuk meredakan konflik dan membuka jalur diplomasi.
(Antara)
Baca Juga: Siapa Shehbaz Sharif? Tokoh Kunci di Balik Gencatan Senjata AS-Iran
Berita Terkait
-
Siapa Shehbaz Sharif? Tokoh Kunci di Balik Gencatan Senjata AS-Iran
-
Hizbullah Ancam Israel: Jika Langgar Gencatan Senjata, Iran Siap Turun Tangan
-
Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya
-
Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?
-
Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina