- Pandji Pragiwaksono menghadiri dialog bersama lima pelapor di Polda Metro Jaya pada 9 April 2026 terkait konten Mens Rea.
- Pertemuan bertujuan menjembatani komunikasi, di mana Pandji menyampaikan permintaan maaf dan mendengarkan aspirasi dari pihak para pelapor tersebut.
- Polda Metro Jaya tetap melanjutkan proses penyelidikan hukum dengan memeriksa saksi dan ahli guna mendalami laporan perkara tersebut.
Pandji Pragiwaksono sendiri memberikan tanggapan langsung mengenai pengalamannya bertemu dengan para pelapor.
Baginya, momen ini merupakan kesempatan yang sudah lama dinantikan untuk memahami keresahan yang dirasakan oleh pihak pelapor secara langsung tanpa perantara, sekaligus memberikan penjelasan mengenai latar belakang karyanya.
"Saya yang datang-datang berasumsi mungkin akan ada banyak perdebatan, tapi ternyata berjalan dengan sejuk, ditutup dengan ketawa-ketawa," jelasnya.
Meski dialog telah berjalan dengan suasana yang kondusif, proses hukum di tingkat kepolisian tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman materi perkara dengan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk saksi ahli yang relevan dengan kasus tersebut.
"Ada beberapa pertanyaan yang disampaikan yang tidak dijawab oleh saudara terlapor dan itu hak yang bersangkutan, sehingga penyidik harus mendalami lagi ke saksi lain dan pihak lain," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/3).
Budi menambahkan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Penyelidik masih membutuhkan waktu untuk menyusun konstruksi hukum yang lengkap sebelum menentukan langkah selanjutnya dalam penanganan laporan pencemaran nama baik ini.
Sejauh ini, kepolisian telah memanggil sejumlah orang untuk dimintai keterangan guna memperjelas substansi dari konten "Mens Rea" yang dipersoalkan.
Baca Juga: 4 Syarat Novel Bakmumin Agar Laporan ke Pandji Pragiwaksono Dicabut
Pemeriksaan mencakup saksi-saksi yang mengetahui kejadian serta ahli bahasa atau ahli pidana untuk membedah konten tersebut.
"Saat ini kami sudah melakukan pengambilan keterangan terhadap 10 orang, baik itu saksi maupun para ahli, yang sehubungan dengan substansi konten tersebut," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/1).
Berita Terkait
-
Kasus Mens Rea: Pandji Pragiwaksono Temui Pelapor di Polda Metro Jaya, Ini Hasil Pertemuannya
-
4 Syarat Novel Bakmumin Agar Laporan ke Pandji Pragiwaksono Dicabut
-
Mediasi Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Novel Bamukmin Datangi Polda Metro Jaya
-
Saiful Mujani Dipolisikan! Dituding Hasut Makar Usai Serukan Narasi Jatuhkan Prabowo
-
Polda Metro Jaya Bongkar 1.833 Kasus Narkoba: Lab Ekstasi Bassura hingga Vape Bius Etomidet
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia