- Melania Trump membantah keterlibatannya dalam kasus kriminal Jeffrey Epstein melalui klarifikasi publik di Amerika Serikat pada April 2026.
- Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan Epstein dan Ghislaine Maxwell hanya bersifat sosial dan tidak memiliki kedekatan emosional khusus.
- Melania mendesak Kongres AS untuk memfasilitasi sidang terbuka agar para penyintas kasus Epstein dapat memberikan kesaksian secara resmi.
Suara.com - Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, secara mengejutkan muncul ke publik untuk membantah keterkaitannya dengan pedofil sekaligus terpidana kasus kejahatan seksual, Jeffrey Epstein serta kaki tangannya, Ghislaine Maxwell.
Melania menegaskan dirinya tidak terlibat dalam kasus kejahatan seksual serta prostitusi anak oleh Epstein, yang juga menyeret suaminya, Presiden AS Donald Trump.
Berbicara di podium ruangan yang sama digunakan suaminya saat perang Iran, Melania juga menepis tuduhan dia adalah pekerja seks komersial atau PSK dan "dihadiahkan" Epstein untuk Donald Trump.
Klarifikasi ini muncul di tengah derasnya perbincangan pada media sosial, mengenai dokumen-dokumen lama dan foto-foto dari file Epstein.
"Saya tak pernah menjadi teman Epstein," kata Melania, dikutip dari The Guardian, Jumat (10/4/2026).
Ia juga menambahkan klarifikasi mengenai asal-usul hubungannya dengan sang suami, Donald Trump, yang seringkali dirumorkan diperkenalkan oleh Epstein.
“Saya bukan korban Epstein. Saya juga tidak diperkenalkan oleh Epstein kepada Donald Trump."
Melania menjelaskan, keberadaannya di lingkungan yang sama dengan Epstein maupun Maxwell hanyalah konsekuensi dari kehidupan sosial di New York dan Palm Beach.
Menurutnya, pertemuan-pertemuan tersebut bersifat kebetulan dan umum terjadi di kalangan jetset Amerika pada masa itu.
Baca Juga: Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon
Dia mengakui pertemuan pertamanya dengan Epstein baru terjadi pada tahun 2000, yakni dalam pesta bersama Donald Trump. Saat itu, ia masih dikenal dengan nama aslinya, Melania Knauss.
“Sebelumnya, ssaya tak pernah bertemu Epstein dan tidak pernah mengetahui tindakan kriminal dia," tegas Melania.
Teka-Teki Email 'Love, Melania'
Salah satu poin paling krusial dalam pernyataan Melania adalah, penjelasannya mengenai dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman awal tahun ini.
Dokumen tersebut memuat pertukaran pesan elektronik singkat, yang kuat diduga melibatkan dirinya dan Ghislaine Maxwell.
Surel yang dikirim pada 23 Oktober 2002 tersebut diakhiri dengan kalimat penutup yang cukup akrab: Love, Melania.
Tag
Berita Terkait
-
Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon
-
Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata
-
Panas! Donald Trump Minta 'Jatah Preman' di Selat Hormuz, Inggris Marah Besar
-
HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran
-
Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Angka Kecurangan Capai 99 Persen, Ada Apa dengan Fakultas Kedokteran di SNBT 2026?
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan