Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau proses pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (10/4/2026). Ia mengatakan, pembangunan sekolah ditargetkan rampung pada Juli 2026 dan dapat langsung beroperasi.
"Sungguh saya bersyukur karena proses pembangunannya berjalan lancar dan gedung permanen ini nanti akan menampung lebih dari 1.000 siswa SD, SMP, SMA," kata Gus Ipul saat meninjau lokasi pembangunan di Tandam Hulu Satu, Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumut.
"Kita harapkan nanti pada tahun ajaran baru di bulan Juli 2026 sudah bisa menampung lebih banyak lagi siswa Sekolah Rakyat dibanding tahun 2025," sambungnya.
Gedung permanen Sekolah Rakyat Deli Serdang yang sedang dibangun berada di atas lahan seluas 7,06 hektare. Selain asrama, ruang kelas, ruang makan, dan gedung ibadah, fasilitas lainnya yang akan tersedia di sekolah ini adalah lapangan sepak bola.
"Saya bayangkan nanti kalau sudah ada 1.000 siswa yang sekolah di sini (jenjang) SD, SMP, dan SMA. Jadi ini nanti menjadi Sekolah Rakyat Terpadu Deli Serdang," ujarnya.
Gus Ipul menyampaikan, saat ini proses pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat juga sedang dilakukan di 100 titik lainnya. Ia menyebut, dalam satu titik pembangunan melibatkan sekitar 500 pekerja.
"Itu artinya, hari ini sedang bekerja lebih dari 50 ribu pekerja yang sedang bergotong-royong bersama-sama untuk membangun gedung permanen Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia," ungkapnya.
Gus Ipul pun mengucpkam terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menggagas program pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu atau yang disebut the invisible people. Melalui Sekolah Rakyat diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang bisa menjadi agen perubahan.
"Ini adalah upaya mulia Bapak Presiden untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan nantinya diharapkan lulusan-lulusan Sekolah Rakyat menjadi agen-agen perubahan. Ada yang bisa meneruskan ke perguran tinggi, ada juga bisa yang ingin langsung bisa menjadi pekerja terampil," jelas Gus Ipul.
Baca Juga: Siti Pilih Mengabdi di Sekolah Rakyat Meski Sempat Jadi Kepsek SMA Favorit
"Setelah lulus kita harapkan menjadi agen perubahan untuk dirinya, untuk keluarganya, untuk masyarakat, dan tentunya untuk kemajuan Indonesia di masa yang akan datang," tambah dia.
Di tempat yang sama, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumut Kementerian PU, Kurniawan mengatakan, ada 5 gedung permanen Sekolah Rakyat yang sedang dalam proses pembangunan di berbagai wilayah Sumatera Utara, yaitu Kota Medan, Deli Serdang , Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, dan Padang Sidempuan.
"Untuk progres secara keseluruhan sudah bagus. Kami menargetkan di tanggal 20 Juli (2026) sesuai arahan Pak Menteri PU, itu mudah-mudahan sudah bisa digunakan," ujarnya.
Project Manager pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Deli Serdang, Donny Kesuma mengungkapkan, pembangunan terbagi dalam dua zona. Zona pertama merupakan kawasan sekolah, yakni gedung SD, SMP, SMA, dan 4 gedung asrama.
Zona kedua terdiri dari pembangunan 4 gedung asrama, 2 rusun untuk guru dan 1 lapangan sepak bola.
"Per minggu ini progresnya kami di sekitar 17 persen dan kami sedang mencoba untuk mengerjakannya lebih cepat," jelas Donny. ***
Berita Terkait
-
Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!
-
Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu
-
Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!
-
Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang
-
Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali