News / Internasional
Rabu, 22 April 2026 | 10:50 WIB
Ilustrasi laut siang hari, ombak tenang, burung camar terbang rendah, pantai berpasir (Freepik)

Karena pemanasan laut tidak berjalan sesuai model, sabuk hujan tropis tersebut mendarat di posisi yang berbeda dari prediksi awal. Sabuk ini cenderung bergerak lebih ke selatan daripada yang diperkirakan oleh model iklim konvensional. Bagi daerah yang berada di tepi utara, sabuk hujan tropis saat ini berisiko menerima curah hujan lebih sedikit, yang berkaitan dengan potensi peningkatan risiko kekeringan dan kebakaran hutan di masa depan. Di Selatan, daerah yang berada tepat di luar tepi sabuk hujan tersebut berpotensi menerima curah hujan yang lebih tinggi.

“Sabuk hujan tropis, badai, kekeringan, kebakaran hutan, semuanya saling terkait,” kata Chengfei He.

Penelitian ini menyarankan bahwa untuk meningkatkan akurasi proyeksi iklim di masa depan, model harus lebih efektif dalam mengintegrasikan kontras suhu antarbelahan bumi guna memperbaiki prediksi terhadap cuaca tropis, termasuk perilaku badai dan pola kekeringan.

"Kita harus memperbaikinya agar dapat memprediksi iklim tropis dengan lebih baik," tambahnya.

Load More