- Anggota parlemen Hezbollah, Hassan Fadlallah, bersumpah akan meruntuhkan "Garis Kuning" Israel yang berupaya mencaplok sebagian wilayah Lebanon selatan.
- Hezbollah menolak tegas wacana pelucutan senjata dan mengecam upaya pemerintah Lebanon melakukan negosiasi langsung dengan penjajah Zionis Israel.
- Teheran dan Hezbollah terus berkoordinasi memantau pelanggaran gencatan senjata Israel untuk kemudian digunakan menekan AS melalui mediator Pakistan.
Suara.com - Kelompok Perlawanan Hezbollah bersumpah akan menghancurkan blokade "Garis Kuning" yang secara sepihak ditetapkan oleh militer penjajah Israel di wilayah Lebanon selatan.
Anggota parlemen Hezbollah, Hassan Fadlallah, memberikan peringatan keras bahwa tidak ada satu pun kekuatan asing atau domestik yang mampu melucuti senjata para pejuang pembela kedaulatan tersebut.
Ketegasan sikap Poros Perlawanan ini menjadi bukti nyata bahwa taktik penjajahan gaya baru Israel di bawah payung gencatan senjata Amerika Serikat tidak akan pernah dibiarkan berhasil.
Menghancurkan Garis Penjajahan Zionis
Militer Israel pertama kali menggunakan istilah "Garis Kuning" di Lebanon pada hari Sabtu sesaat setelah dimulainya masa gencatan senjata 10 hari.
Istilah licik tersebut sebelumnya telah digunakan oleh rezim Zionis untuk membagi wilayah di Jalur Gaza guna memisahkan area yang diduduki pasukan penjajah dengan wilayah kontrol pejuang kemerdekaan Hamas.
Dalam sebuah wawancara langsung dari gedung parlemen Lebanon, Fadlallah menegaskan bahwa kelompoknya tidak akan pernah tunduk pada demarkasi sepihak dan ilegal tersebut.
"Kami akan meruntuhkan Garis Kuning ini melalui perlawanan (Hezbollah), dengan kegigihan kami pada hak sah kami untuk membela diri dan negara kami," tegas Fadlallah.
Tokoh perlawanan tersebut bahkan dengan lantang menyebut manuver militer Israel di perbatasan sebagai sebuah tindakan yang tidak masuk akal.
Baca Juga: Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan
"Langkah-langkah yang diambil pihak Israel adalah langkah-langkah bodoh," tambahnya.
Sinergi dengan Teheran untuk Menekan Pelanggaran Israel
Republik Islam Iran sebelumnya telah menekankan bahwa kedamaian di Lebanon merupakan syarat mutlak bagi gencatan senjata mereka dengan Washington dalam konflik regional yang lebih luas.
Sejak saat itu, Hezbollah dan pasukan Zionis Israel terus saling melemparkan tuduhan terkait pelanggaran kesepakatan gencatan senjata di lapangan.
Fadlallah mengungkapkan bahwa kelompoknya terus memberikan taklimat dan laporan rinci kepada Teheran mengenai "semua pelanggaran Israel".
Tujuannya adalah untuk menyampaikan fakta kejahatan di lapangan tersebut kepada "pihak Pakistan agar mereka, pada gilirannya, juga dapat memberikan tekanan".
Berita Terkait
-
Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran
-
Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat
-
Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis
-
2 Tentara Israel Dipenjara Usai Hancurkan Patung Yesus
-
Tumpahan Minyak Raksasa di Teluk Persia, Perang AS vs Iran Picu Bencana Ekologis
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Baku Tembak di Papua Tewaskan 12 Warga Sipil, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
Jalan di Jagakarsa Amblas, Dinas Bina Marga DKI Ungkap Biang Keroknya
-
Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua
-
Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz
-
Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya
-
Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran
-
Usut Korupsi Proyek 'Outsourcing' Fadia Arafiq, KPK Periksa Eks Wabup Pekalongan Riswadi
-
Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU
-
Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras