- Polres Metro Jakarta Utara mengungkap pabrik narkoba jenis etomidate skala industri rumahan yang dikendalikan WNA China berinisial HC.
- Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan tindak pidana penyekapan di sebuah hotel kawasan Ancol pada April 2026.
- Polisi menyita bahan baku dan ratusan cartridge vape etomidate siap edar dari tiga lokasi apartemen di Jakarta Utara.
Apartemen yang seharusnya menjadi hunian vertikal justru disalahgunakan menjadi pabrik narkoba. Lokasi ketiga ini dipastikan menjadi dapur utama tempat tersangka HC mengolah bahan kimia menjadi produk vape narkoba.
"Lokasi ketiga ini digunakan tersangka inisial HC untuk home industri atau pembuatan vape etomidate tersebut," ungkap Ari.
Kasus besar ini sebenarnya terungkap secara tidak sengaja melalui pintu masuk kasus kriminal lain.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Utara awalnya menyelidiki laporan dugaan penyekapan seorang wanita oleh WNA asal China di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula pada 25 April 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat itu, pihak kepolisian menerima laporan masyarakat mengenai adanya tindak pidana penyekapan di sebuah hotel di kawasan Ancol. Laporan tersebut ternyata menjadi kunci pembuka kotak pandora bisnis narkoba HC.
"Dalam laporan itu, pelapor juga menginformasikan adanya dugaan barang terlarang di lokasi kejadian," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa HC membawa sendiri bahan baku etomidate tersebut dari negara asalnya.
“Pengakuan dari tersangka, bahan yang dia pesan dari luar negeri, yakni dari China,” kata Ari.
Baca Juga: Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami bagaimana bahan baku kimia tersebut bisa lolos masuk ke wilayah Indonesia.
Keuntungan yang diraup dari bisnis ini pun tergolong fantastis. Tersangka mengaku bisa mendapatkan uang puluhan juta rupiah hanya dalam satu kali transaksi.
Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku kejahatan narkoba untuk terus memproduksi barang haram tersebut di tengah tingginya tren penggunaan vape di kalangan anak muda.
Ari menyebutkan pelaku mengaku memiliki omzet hingga mencapai Rp40 juta dalam satu kali transaksi narkoba tersebut.
“Kalau omset per bulan masih kita kalkulasi karena masih ada beberapa barang yang belum diedarkan,” ujar Ari.
Polisi berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba dalam bentuk apapun, termasuk modus baru seperti liquid vape.
“Dari hasil pengembangan di dua lokasi berbeda, polisi kembali menyita sejumlah barang bukti bahan baku dan cartridge vape etomidate milik tersangka HC (51),” tutur Ari.
Hingga kini, ratusan barang bukti telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Utara.
Tag
Berita Terkait
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel
-
Nasib Ammar Zoni setelah Vonis: Masihkah Harus Mendekam di Penjara High Risk Nusakambangan?
-
Divonis 7 Tahun Penjara, Tim Kuasa Hukum Baru Ammar Zoni Pertimbangkan Banding dan PK
-
Langgar Izin Tinggal, 2 WNA China Dipulangkan Lewat Bandara Juanda
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali