News / Nasional
Rabu, 13 Mei 2026 | 14:01 WIB
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi)
Baca 10 detik
  • Presiden ke-7 RI Joko Widodo telah pulih dari gangguan kesehatan dan siap menyapa masyarakat mulai Juni 2026 mendatang.
  • Sekjen Projo, Freddy Alex Damanik, mengonfirmasi rencana Jokowi berkeliling Indonesia guna menyerap aspirasi warga didampingi para relawan setianya.
  • Informasi tersebut disampaikan setelah pertemuan strategis antara Jokowi dan Budi Arie di Rawamangun pada awal Mei 2026 lalu.

"Ada banyak pimpinan relawan, namun dalam pertemuan tersebut Budi Arie dan Pak Jokowi ada pembicaraan lebih kurang 20 sampai 30 menit," kata Freddy.

Pihak Projo sendiri menegaskan bahwa sosok Jokowi tetap menjadi magnet politik yang kuat di Indonesia.

Agenda keliling Indonesia pada Juni 2026 nanti disebut murni sebagai aksi sosial untuk menyerap aspirasi, tanpa ada agenda politik praktis yang kaku.

Namun, Projo tidak menampik bahwa setiap langkah Jokowi akan selalu memiliki dampak elektoral maupun politis mengingat tingkat kecintaan rakyat yang masih tinggi terhadapnya.

"Bahasanya beliau sih menyapa rakyat, tidak ada agenda khusus. Tapi kami yakini Pak Jokowi adalah insan politik yang masih sangat dicintai rakyat dan karena itu masih punya pengaruh dalam politik Indonesia. Nanti sewaktu turun ke masyarakat akan didampingi relawannya," tambahnya.

Selain membahas rencana perjalanan, pertemuan di Rawamangun tersebut juga menyinggung soal posisi politik Jokowi terhadap partai-partai yang ada saat ini.

Hingga kini, Jokowi diketahui belum memberikan pernyataan resmi mengenai pelabuhan politik barunya setelah purna tugas.

Freddy menegaskan bahwa dalam diskusi tersebut, tidak ada arahan khusus bagi relawan untuk bergabung ke partai politik tertentu, termasuk partai yang kini dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

"Kepada Projo, Pak Jokowi belum pernah mengatakan bergabung ke partai mana pun, termasuk mengajak Projo gabung ke partai mana pun, makanya teman-teman Projo masih ada di berbagai partai, termasuk di partainya Mas Kaesang PSI, teman-teman Projo juga banyak yang bergabung," imbuhnya.

Baca Juga: Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow

Selama masa pemulihannya, Jokowi ternyata tetap aktif memantau perkembangan situasi nasional. Ia secara rutin menerima laporan mengenai kondisi sosial dan ekonomi dari berbagai wilayah di Indonesia.

Freddy menekankan bahwa Jokowi tidak pernah benar-benar lepas dari urusan rakyat.

"Dalam pertemuan itu, Pak Jokowi juga menyatakan sampai sekarang beliau masih selalu menerima informasi dan masukan dari masyarakat Indonesia dari Papua sampai Aceh tentang kondisi masyarakat Indonesia," kata Freddy.

Mengingat kembali riwayat kesehatannya, Presiden ke-7 RI ini sempat mengalami gangguan kesehatan berupa alergi kulit yang cukup mengganggu di bagian wajah dan leher.

Masalah kesehatan ini muncul tepat setelah kepulangannya dari kunjungan luar negeri ke Vatikan pada akhir Mei 2025.

Kondisi fisik yang sempat berubah tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan pendukungnya mengenai kondisi kesehatan jangka panjang sang mantan presiden.

Load More