Donald Trump meminta uranium Iran diserahkan ke AS untuk dimusnahkan di tengah proses diplomasi damai. Pakistan dan China kini aktif jadi mediator konflik.
[The White House]
Baca 10 detik
- Donald Trump pada 25 Mei 2026 meminta Iran menyerahkan stok uranium untuk dimusnahkan demi meredam ketegangan program nuklir.
- Pakistan dan China sedang melakukan upaya mediasi diplomatik untuk mendorong kesepakatan damai antara Amerika Serikat serta Iran.
- Iran membantah tuduhan militer dengan menegaskan bahwa pengayaan uranium tetap difokuskan pada pemenuhan kebutuhan energi dan riset sipil.
Program nuklir Iran selama bertahun-tahun menjadi sumber ketegangan antara Teheran dan negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat dan Israel.
Iran berulang kali membantah tuduhan bahwa program pengayaan uranium mereka digunakan untuk kepentingan militer.
Teheran menegaskan seluruh aktivitas nuklir dilakukan sesuai kebutuhan energi dan riset sipil nasional.
Sementara itu, tekanan internasional terhadap Iran terus meningkat seiring kekhawatiran Barat terhadap perkembangan teknologi nuklir negara tersebut.
Keterlibatan Pakistan dan China kini dipandang sebagai salah satu upaya penting untuk menjaga stabilitas kawasan dan mencegah konflik lebih besar di Timur Tengah.
Komentar
Berita Terkait
-
Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus
-
Presiden Meksiko Bongkar Alasan Mengejutkan Timnas Iran Pindah Markas ke Tijuana
-
Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata
-
VinFast Digugat Pemerintah, Ternyata Ini Sebabnya
-
Terganjal Visa dan Keamanan, Meksiko Siap Tampung Iran di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan