-
Otoritas California berhasil mengeliminasi risiko ledakan tangki kimia utama di fasilitas GKN Aerospace Garden Grove.
-
Sebanyak 16.000 warga masih mengungsi demi menghindari ancaman paparan sisa gas beracun.
-
Kejaksaan Orange County resmi membuka penyelidikan kriminal terkait kelalaian kerusakan sistem pendingin tangki.
"Saat ini suhunya 93 derajat, turun dari 100 derajat. Itu adalah berita yang sangat positif saat kami berbalik arah dari insiden ini," kata Covey.
Menurut Kepala Divisi Craig Covey, senyawa metil metakrilat idealnya disimpan dalam temperatur konstan 50 derajat Fahrenheit.
Insiden overheat ini dipicu oleh kerusakan mekanis pada katup sistem refrigerasi yang membeku secara mendadak.
Respons cepat terhadap krisis ini juga didukung oleh penerbitan deklarasi darurat nasional dari tingkat federal.
Gubernur California Gavin Newsom mengoordinasikan ratusan personel ahli, termasuk tim toksikologi, untuk menangani dampak lingkungan.
Namun, implikasi hukum dari kelalaian operasional ini kini mulai memasuki babak baru yang lebih serius.
Kejaksaan Wilayah Orange County secara resmi membuka investigasi pidana terkait malafungsi sistem pendingin fasilitas tersebut.
Juru bicara Kejaksaan, Kimberly Edds, menegaskan bahwa manajemen perusahaan telah diperintahkan untuk mengamankan seluruh barang bukti.
"Kita tahu bahwa produk tersebut akan memadat (dari) cair menjadi bentuk padat ... tetapi kita belum tahu berapa banyak yang sudah memadat," kata McGovern.
Baca Juga: Gudang di Kalideres Meledak Beruntun, Diduga Dipenuhi Bahan Kimia dan Gas
Krisis industri ini bermula sejak Kamis pekan lalu ketika sistem pemantau mendeteksi lonjakan panas abnormal.
Metil metakrilat merupakan bahan baku industri plastik yang memicu iritasi kulit, mata, hingga gangguan pernapasan akut.
GKN Aerospace selaku pengelola fasilitas menyampaikan permohonan maaf terbuka atas disrupsi besar yang dialami warga.
Sebagai langkah pengamanan, sejumlah institusi pendidikan di sekitar lokasi mengalihkan kegiatan belajar mengajar menjadi daring.
Meski berdekatan dengan episentrum krisis, kawasan wisata global seperti Disneyland dilaporkan tetap beroperasi normal di bawah pengawasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan