- Teknologi kecerdasan buatan kini berfungsi sebagai pelatih personal untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan bahasa asing tenaga kerja.
- Rendahnya kemahiran bahasa Inggris di Indonesia menyebabkan mayoritas perusahaan mengalami kendala komunikasi, kolaborasi internal, dan pengambilan keputusan bisnis.
- Implementasi platform pelatihan bahasa berbasis AI di PLN berhasil meningkatkan produktivitas serta kemampuan komunikasi karyawan untuk mendukung kolaborasi global.
Namun, Cisco AI Readiness Index 2025 menunjukkan hanya 23 persen organisasi di Indonesia yang benar-benar siap memanfaatkan AI secara optimal.
Analisis menunjukkan persoalan utama bukan lagi minimnya kosakata, melainkan rendahnya rasa percaya diri ketika harus berbicara dalam situasi profesional.
AI Jadi Pelatih Virtual untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri
Untuk menjawab tantangan tersebut, pengembangan kemampuan komunikasi kini mulai diposisikan sebagai bagian penting dalam strategi pengembangan talenta perusahaan.
Country Director ELSA Business Indonesia, Yasser Muhammad Syaiful, menilai kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi menjadi bekal utama di tengah pesatnya perkembangan AI.
"Di era AI, kesiapan organisasi tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kemampuan talenta untuk beradaptasi, berkomunikasi, dan memanfaatkannya secara efektif."
"Karena itu, investasi pada pengembangan keterampilan menjadi kunci untuk membangun organisasi yang lebih siap menghadapi perubahan serta meningkatkan Global Workforce Readiness," ujar Yasser.
Melalui platform berbasis AI, perusahaan dapat menghadirkan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan masing-masing karyawan.
Teknologi ini memungkinkan pengguna berlatih presentasi, negosiasi, hingga komunikasi bisnis secara mandiri melalui simulasi yang menyerupai kondisi nyata tanpa rasa sungkan atau takut dihakimi.
Baca Juga: Membaca Bahasa Tubuh Lewat Gesture: Benarkah Tubuh Sulit Berbohong?
PLN Jadi Contoh Implementasi
Efektivitas pendekatan tersebut telah diterapkan oleh lebih dari 1.300 organisasi di berbagai negara, termasuk di Indonesia.
PT PLN (Persero) memanfaatkan platform tersebut untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris lebih dari 1.500 karyawannya dalam mendukung kolaborasi internasional di sektor transisi energi.
Program pelatihan berbasis AI itu disebut mampu meningkatkan produktivitas hingga 145 persen, sementara 84 persen peserta mengalami peningkatan kemampuan bahasa secara signifikan.
"Di ELSA Business, kami percaya bahwa kemampuan komunikasi bukan hanya keterampilan bahasa, tetapi salah satu faktor yang menentukan kesiapan talenta di era AI."
"Melalui teknologi AI, ELSA Business membantu perusahaan menghadirkan pembelajaran yang lebih personal, kontekstual, dan terukur, sehingga pengembangan talenta dapat memberikan dampak nyata bagi kesiapan tenaga kerja maupun pertumbuhan bisnis," tutup Yasser.
Semakin banyak perusahaan kini mulai memandang AI bukan sekadar alat otomatisasi, melainkan sebagai sarana strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tingkat global.
Berita Terkait
-
5 Fitur AI Galaxy A Series yang Memudahkan Aktivitas Harian
-
Khawatir Masa Depan Anak di Era AI? Ini Rahasia Menyiapkannya Menjadi Lifelong Learner
-
Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan
-
AI Mengubah Cara Kerja Generasi Muda: Peluang atau Malah Ancaman?
-
Rahasia Sukses Transformasi AI di Perusahaan, Bukan Dimulai dari Teknologinya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR
-
Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti
-
Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK
-
Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu
-
Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini
-
Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur
-
Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses
-
Tragedi di Gorong-gorong Cipayung, 3 Pekerja Proyek Pipa Air Tewas Diduga Keracunan Gas
-
DPR Dukung Kortas Tipikor Bongkar Skandal Batu Bara: TNI-Polri dan Jaksa Harus Solid!