News / Metropolitan
Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:09 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR-RI ke Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) di Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (9/7/2026). [dok Diskominfo Sumut/ Munawar Harahap]
Baca 10 detik
  • Gubernur Sumatera Utara dan Komisi VII DPR RI sepakat mendorong penyelenggaraan PRSU ke-50 di Medan masuk kalender nasional.
  • Upaya tersebut bertujuan menjadikan PRSU sebagai pusat pameran, perdagangan, serta promosi potensi budaya dan ekonomi kreatif daerah.
  • Pemerintah daerah diminta mengoptimalkan pemanfaatan paviliun agar PRSU mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta menarik investor secara profesional.

Evita juga mengusulkan kehadiran paviliun khusus pariwisata serta membuka peluang partisipasi UMKM dari luar daerah. Menurutnya, Komisi VII DPR RI siap memperkuat sinergi dengan kementerian terkait agar PRSU dapat masuk dalam kalender event nasional dan memperoleh dukungan pemerintah pusat.

"Ke depan PRSU harus berkembang menjadi pusat pameran, perdagangan, seni, budaya, dan ekonomi kreatif yang mampu menarik pembeli maupun investor dari luar negeri. Ini membutuhkan kolaborasi semua pihak karena tidak mungkin dilakukan sendiri-sendiri," katanya.

Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Ferry Indra, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi VII DPR RI yang dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap PRSU sebagai wadah pelestarian budaya sekaligus penggerak perekonomian daerah.

Menurutnya, penyelenggaraan PRSU ke-50 tahun ini diikuti 33 paviliun kabupaten/kota serta satu paviliun negara sahabat. Seluruh kegiatan diselenggarakan tanpa menggunakan APBD, melainkan melalui skema kemitraan.

"Sebanyak 75% konten acara diisi oleh putra-putri daerah sebagai bentuk komitmen menjadikan PRSU sebagai panggung utama bagi pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif lokal," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya terus melakukan transformasi penyelenggaraan PRSU dengan memperhatikan berbagai masukan masyarakat, mulai dari harga tiket masuk, kualitas pelayanan, pengelolaan parkir, hingga aspek kenyamanan pengunjung.

Load More