- Isayas Tigi, Kepala SMP Negeri 1 Kamuu, akan memasuki masa pensiun pada 4 Oktober 2026 mendatang.
- Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan program pendidikan gratis untuk memperluas akses serta meringankan beban ekonomi masyarakat.
- Kebijakan sekolah gratis tersebut diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan anak-anak di Papua.
"Selama ini banyak orang tua harus membiayai dua, tiga bahkan lima anak dalam satu keluarga. Belum lagi ada yang ikut menanggung anak saudara atau keluarga lainnya. Dengan adanya pendidikan gratis ini, sedikit demi sedikit beban mereka bisa berkurang," katanya.
Menurut Isayas, pendidikan gratis bukan sekadar menghapus biaya sekolah, tetapi menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan Papua karena memberi kesempatan kepada anak-anak belajar tanpa dibayangi persoalan ekonomi.
Ia berharap program tersebut terus dilanjutkan agar semakin banyak anak Papua memperoleh pendidikan yang layak dan mampu menjadi generasi yang membangun daerahnya sendiri.
Isayas juga turut menyampaikan doa kepada Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley yang menggagas program sekolah gratis tersebut.
"Saya mendoakan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur Papua Tengah selalu diberi umur panjang, kesehatan, dan kekuatan oleh Tuhan agar terus melakukan hal-hal baik bagi masyarakat, khususnya untuk kemajuan pendidikan anak-anak Papua," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus
-
Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara
-
Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan
-
Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita
-
Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong