Suara.com - Layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara daring atau SIM Nasional Presisi (SINAR) telah diakses 12.456 pendaftar selama periode 13 April hingga 16 Mei 2021. Demikian catatan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang dikutip kantor berita Antara.
"Jumlah pendaftar SINAR sudah 12.456 kurun 13 April sampai 16 Mei. Jumlah ini terus meningkat," jelas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (19/5/2021).
SINAR sendiri adalah inovasi yang dibentuk Korlantas Polri dalam mendukung 16 program prioritas 100 hari kerja Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dan tersedia di 12 Polda.
Aplikasi ini juga hadir untuk meminimalkan aduan masyarakat tentang layanan Polri.
Selain SINAR, ada pula layanan Korlantas Polri berbasis teknologi informasi. Yaitu aplikasi STNK daring, yang tersedia di 16 polda.
Sejak aplikasi SIM Nasional Presisi diluncurkan, SIM telah diproduksi SIM 9.141 lembar, termasuk pelimpahan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB).
Selama periode 13 April hingga 16 Mei, PNBP dari perpanjangan SIM A mencapai Rp265.600.000. Sementara PNPB perpanjangan SIM C memperoleh Rp436.575.000.
"Laporan-laporan PNPB sudah kami kirim ke kas negara baik perpanjangan SIM A maupun SIM C," jelas Irjen Pol Argo Yuwono.
Hadirnya aplikasi SINAR menjadi alternatif bagi masyarakat dalam mengakses layanan Kepolisian untuk urusan perpanjangan SIM.
Baca Juga: Obituari: Wimar Witoelar Wafat, Ini Kenangan Mobil Hadiah Undian
Aplikasi ini meminimalkan praktik calo, sekaligus mengurangi interaksi fisik masyarakat dengan anggota di lapangan. Cukup diakses dari rumah lewat telepon seluler.
SINAR terdapat di aplikasi Digital Korlantas Polri. Namun, masyarakat juga bisa mengakses layanan perpanjangan SIM secara konvensional dengan hadir langsung ke kantor Kepolisian.
Selain itu, juga tersedia aplikasi layanan publik lainnya.
"Ada aplikasi SIM internasional online, aplikasi ujian teori SIM online. Di Bareskrim juga ada SP2HP online, aplikasi patroli siber, Dumas Presisi di Itwasun, dan Propam Presisi di Divisi Propam Polri," pungkas Irjen Pol Argo Yuwono.
Berita Terkait
-
Insiden Mobil Patwal Senggol Warga di Tol Tomang, Kakorlantas: Sudah Ditangani!
-
Kena Libur Natal? SIM dan STNK yang Habis Tetap Bisa Diurus, Ini Jadwalnya
-
Riset: Banyak Peminjam Pindar Menderita Gunakan Skema Pembayaran Tadpole
-
Pembentukan Paguyuban Mitra Jadi Kunci Perbaikan Hubungan OjolAplikator
-
Dugaan Kartel Bunga, Pakar Nilai Industri Pindar Tak Berada di Satu Pasar yang Sama
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Pilihan Ban Belakang Honda Vario 125: Nyaman, Awet Dipakai Jangka Panjang
-
5 Mobil Bekas Paling Irit Bensin dari Mitsubishi: Tahun Muda, Berapa Harganya?
-
BYD Bangun Sirkuit "Gurun Pasir" Indoor Pertama di Dunia untuk Pengujian Kendaraan Listrik
-
Volkswagen ID. Era 9X EREV Resmi Debut: Performa Kencang, Jarak Tempuh Makin Jauh
-
Irit, Murah tapi Berkelas: Harga Toyota Camry Hybrid 2013 Kini Terjangkau, Brio Minggir Dulu
-
Strategi Kia Sales Indonesia Ekspansi Bisnis Mobil Korea di Pasar Otomotif Nasional
-
4 Pilihan Suzuki Ignis 2018, Urban SUV Sporty yang Irit Pas Buat Kantong Mahasiswa
-
Harga Kijang Innova Reborn Terbaru, Pilihan Bagi yang Belum Berminat Beralih ke Innova Zenix
-
5 Komponen Vital yang Wajib Dicek Tiap 10.000 KM Agar Mesin Mobil Awet, Bukan Oli Saja yang Dicek
-
Bukan Indonesia, Jepang Pilih Langganan Impor Mobil dari Negara Sebelah