Suara.com - Kebijakan pengembangan kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi CO2 sebesar 29 persen secara mandiri dan 41 persen emisi CO2 dengan dukungan internasional pada 2030. Juga menjaga ketahanan energi, khususnya di sektor transportasi darat, dan mengurangi impor bahan bakar minyak.
Dikutip dari kantor berita Antara, Emmy Suryandari, Kepala Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) lewat keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (21/6/2021) memaparkan akselerasi pertumbuhan industri kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan didukung melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.
"Upaya ini selaras dengan tren dunia yang terus bergerak ke penggunaan kendaraan listrik," jelas Emmy Suryandari.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui unit satuan kerjanya, BBTPPI Semarang menggandeng PT Astra Honda Motor (AHM) untuk melakukan inisiasi pelaksanaan sosialisasi penggunaan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV). Tujuannya adalah implementasi program industri hijau di masyarakat.
"BBTPPI berkolaborasi dengan industri dalam hal penggunaan kendaraan hemat energi yang tidak menghasilkan polusi guna mengimplementasikan program industri hijau. Melalui kegiatan ini, diharapkan menjadi sarana dalam mendukung percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan," jelas Emmy Suryandari, Kepala BBTPPI.
Ia menambahkan hal ini juga upaya mengurangi pencemaran yang disebabkan oleh emisi kendaraan bermotor.
Dalam rangkaian kegiatan itu, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dan serah terima peminjaman dua unit Honda PCX Electric dari PT AHM kepada BBTPPI.
Deputy General Manager PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya menyampaikan dukungan industri ini kepada pemerintah terkait pengembangan kendaraan listrik.
Sebagai pelaku industri otomotif di Tanah Air, PT AHM berupaya mendukung upaya akselerasi pertumbuhan industri kendaraan listrik dengan menyiapkan produk sepeda motor listrik terbaik yang didukung ekosistemnya. Demikian tuturnya.
Baca Juga: SIM C Dibagi Tiga Golongan, Bagaimana Bila Memiliki Sepeda Motor Listrik?
"Selain berkontribusi menekan emisi, kami juga ingin dapat menemani konsumen beraktivitas dengan sepeda motor listrik yang aman dan nyaman," imbuh Andy Wijaya.
Sebagai catatan, Kemenperin mendorong percepatan program kendaraan bermotor hemat energi dan ramah lingkungan untuk transportasi jalan dalam rangka ketahanan energi, peningkatan efisiensi energi, dan konservasi energi di sektor transportasi.
Sosialisasi implementasi transportasi ramah lingkungan dilaksanakan sesuai arahan Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi yang mendukung terwujudnya energi bersih.
Selain itu, menciptakan kualitas udara bersih dan ramah lingkungan, serta komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca.
Tag
Berita Terkait
-
Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau
-
Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis
-
Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi
-
Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia
-
Cara Ampuh Jaga Konsumsi BBM Tetap Irit dengan Rutin Uji Emisi
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
9 Mobil Awet dan Irit tapi Harga Anti Gorengan: Mulai 60 Jutaan, Lengkap dengan Testimoni Pakar
-
Terpopuler: Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Mobil Hybrid Makin Dominan
-
Yamaha Byson 2026 Makin Gahar: Harga Sekaliber Honda Scoopy, Banyak Fitur Baru
-
Harga Mirip Jadi Dilema, Mending Honda Scoopy atau Yamaha Fazzio dari Aspek Fitur?
-
Chery Gandeng Mitra Lokal Garap Mobil Listrik Mungil Tantang BYD Racco
-
Kondisi Honda PCX 160 Setelah Disiksa 39 Ribu Km: Bodi 'Ambyar', Tapi Mesin Tetap Halus Tanpa Gredek
-
Kejutan Harga Mobil Suzuki Juni 2026. Ada Fronx Hingga S-Presso yang Bikin Menggoda
-
Bukan Toyota atau Honda Inilah Merek Mobil Paling Aman untuk Pengemudi Pemula dari Hasil Riset
-
Bawa Aura JDM Asli! Saudara Honda BeAT Punya Tampang Kalem, Premium, dan Menang Telak di Kenyamanan
-
Paten Yamaha R2 Bocor, Bisa Jadi Bahan Bore Up R15?