Suara.com - Produksi mobil listrik Volkswagen ID.Buzz dikabarkan dihentikan untuk sementara waktu. Dimulai bulan ini, di pabrik Hannover, Jerman. Adapun alasannya adalah masalah kualitas baterai kendaraan listrik itu.
Dikutip kantor berita Antara dari Hindustan Times merunut artikel Hannoversche Allgemeine Zeitung, Volkswagen ID.Buzz yang diresmikan pada Maret 2022 adalah versi mobil listrik dari salah satu produk legendaris Volkswagen Type 2 atau VW Combi.
Volkswagen menyatakan bahwa beberapa sel listrik dan modul yang rusak dari pemasok baru mengakibatkan penghentian produksi Volkswagen ID.Buzz.
Secara tidak resmi, dilaporkan karena masalah pada baterai, kinerja kendaraan listrik ini menurun. Fitur seperti voltase dan jangkauan terpengaruh oleh karena kondisi sel baterai.
Volkswagen ID. Buzz sendiri adalah satu-satunya model dari perusahaan Jerman ini, yang memiliki status baterai dipasok oleh penyedia atau pemasok baru dengan identitas dirahasiakan.
Di sisi lain, Volkswagen memastikan bahwa tidak ada masalah dengan kendaraan listrik lain yang dibuat menggunakan platform Modular Electric Drive Matrix atau MEB dari Volkswagen. Alasannya, baterai kendaraan ini berasal dari pabrikan lain.
"Ini adalah sel baterai baru dari pemasok berbeda yang saat ini hanya digunakan untuk ID.Buzz. Oleh karena itu, hanya produksi di Hannover yang terpengaruh, tetapi tidak di lokasi lain," jelas seorang juru bicara perusahaan.
Sekitar 500 unit Volkswagen ID Buzz telah diproduksi dan belum ada satupun yang dikirimkan kepada pelanggan. Artinya, Volkswagen bisa menyelesaikan masalah dalam waktu yang relatif lebih singkat.
Baca Juga: Volkswagen: Apple Tidak Mungkin Membuat Mobil Sendiri
Volkswagen bakal memproduksi sekitar 15.000 unit ID.Buzz tahun ini menyusul 1,30.000 unit per tahun setelah tahap awal.
Berita Terkait
-
Petrindo Akuisisi GDI, Siapkan Rp 10 Triliun untuk Bangun Pembangkit Listrik 680 MW di Halmahera
-
Menperin: Insentif Mobil Listrik Impor Dihentikan
-
Pengembangan Industri Baterai EV Dinilai Bisa Percepat Transisi Energi
-
Indonesia Jadi Surga Baterai EV? Bahlil: Bahan Baku Melimpah, Investor Untung
-
RI Memang Kaya SDA untuk Baterai EV, Tapi Nggak Punya Lithium
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya
-
Mitsubishi Xpander Tawarkan Kemewahan dan Fitur Canggih yang Sulit Disaingi Rival Low MPV