PURWASUKA- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung melaksanakan kegiatan Pelayanan KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) secara gratis untuk masyarakat Kota Bandung.
Pelayanan KB MKJP IUD dan Implan dilaksanakan di Bidan Praktek Mandiri Bidan Sri Kecamatan Coblong, Kota Bandung.
Sedangkan metode KB MKJP Kontap Wanita MOW (Metode Operasi Wanita) dan Kontap Pria MOP (Metode Operasi Pria) dilaksanakan di RSAU dr Salamun.
Pelayanan IUD dan Implan diberikan kepada 50 akseptor warga kecamatan Coblong, Bandung,vdan pelayanan MOW 40 akseptor, sedangkan pelayanan MOP pada 3 akseptor, dari berbagai Kecamatan di Kota Bandung.
Kepala Bidang KB DPPKB, dr Rosye Arosdiani Apip menyebutkan, pelayanan KB merupakan salah satu usaha pemerintah untuk menekan tingkat pertumbuhan penduduk di Kota Bandung.
Pada pelaksanaannya, layanan ini terintegrasi dengan kegiatan percepatan penurunan stunting, juga kegiatan percepatan penurunan angka kematian Ibu dan Bayi. Termasuk sebagai salah satu upaya sosialisasi pemenuhan hak-hak reproduksi kepada masyarakat.
“Harapannya seluruh psangan usia subur Kota Bandung bisa untuk memahami dan merencanakan reproduksinya untuk bisa mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera dengan perencanaan keluarga yang baik,” kata dia,Bandung, Selasa 4 Oktober 2022.
Ia menambahkan, pada 2022, target pelayanan MOW sebanyak 351 dan MOP 16. Sedangkan sampai hari, ini sudah terlaksana sekitar 250 MOW, dan 14 MOP,
“Diharapkan sampai akhir tahun bisa memenuhi target yang telah ditetapkan,” ucapnya.
Baca Juga: Susul Bambang Bayu Saptaji dan Ryan Dwi, Abdussalam Resmi Gabung Pendekar United
Untuk diketahui, pelayanan KB MOW dan MOP adalah pelayanan KB dengan metode operasi. Sebelum pelaksanaan operasi, akseptor diharuskan melakukan screening kesehatan termasuk rapid antigen untuk memastikan semua akseptor yang dilakukan tindakan dalam kondisi sehat.
Pelayanan MOW dilaksanakan secara rutin setiap 2 minggu sekali di RSAU dr Salamun, RSIA Graha Bunda dan RSUD Bandung Kiwari.***
Berita Terkait
-
Koruptor Imam Nahrawi Bisa Tinggalkan Lapas Sukamiskin selama Tiga Hari, Kalapas Buka Suara
-
Capaian Vaksinasi Booster di Kota Bandung Baru 50 Persen
-
Meski Digugat Cerai, Tak Halangi Dedi Mulyadi Beraktivitas, Kini Dia Mendesak Pemerintah Ganti Rugi Sapi Mati Akibat PMK
-
BKPSDM Bandung Klaim Tak Akan Ada Honorer Siluman dalam Proses Pengangkatan PPPK
-
Pemkot Bandung Bakal Angkat 4.000 Honorer Jadi PPPK, Bidang Kesehatan dan Pendidikan Jadi Prioritas
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi