“Berdasarkan data yang ada, sampah semakin tahun semakin bertambah, sejalan dengan jumlah konsumsi masyarakat. Nah, dengan adanya webinar ini, diharapkan bisa terpecahkan langkah ke depan pengelolaan sampah seperti apa, terutama bagi UMKM persampahan," katanya.
Cukup menarik, webinar kali ini juga menghadirkan perwakilan daerah yang dinilai sukses dalam pengelolaan dan pendaurulangan sampah, yaitu Kabupaten Klungkung, Bali. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, menjelaskan pengalaman daerahnya dalam mengelola sampah berbasis ekonomi sirkular yang dibaginya dalam tiga tahap, yaitu tahap regulasi, tahap eksekusi dan tahap inovasi.
“Untuk regulasi, tentunya pemerintah daerah harus memberikan pemahaman soal pengelolaan sampah kepada sumber sampah, yakni para pengusaha, pengelola hotel dan perkantoran,” katanya.
Sampah organik dan nonorganik harus dipilah, lalu kita sosialisasi juga agar warga taat menjalankan regulasi ini dengan memilah sampah mulai dari rumah.
Saat tahap eksekusi, I Nyoman Suwirta mengatakan, di daerah Klungkung dibuatkan koperasi yang khusus menangani sampah. Jadi sampah-sampah dari masyarakat atau perkantoran diolah oleh koperasi yang bekerjasama dengan lembaga non-pemerintah seperti APSI.
Selanjutnya, pada tahap inovasi, Pemda Klungkung berkolaborasi dengan pihak lain menjalankan pengeloaan sampah dengan berbagai inovasi, seperti mendirikan kelompok peternak magot dan inovasi lain.
Biaya pengeloaan sampah di Kabupaten Klungkung relatif tidak mahal, karena hanya membutuhkan anggaran Rp3,2 milyar. “Biaya tersebut termasuk murah, yang mahal adalah komitmen masyarakat dalam menjalankan pengelolaan sampah,” katanya.
Kegiatan yang digelar secara daring dan luring ini menghadirkan beberapa narasumber di bidang persampahan yang menjadi pembicara, selain Nixon, pembicara lain adalah Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Sekretaris Jendral FITRA Misbah Hasan, Kementrian Koperasi dan UMKM DR Yulius MA, Ketua Umum APSI Saut Marpaung, Rektor Universitas Yudharta DR Kholid Murtadlo, CEO Waste4change Muhamad Bijaksana Junero dan Produsen mesin pengolahan sampah Eco Spectrum Laila Al-Hashlamoun.
Baca Juga: Penganiayaan Driver Ojol SPBU Majapahit Berujung Maut
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Dunia Peanuts Jadi Nyata! Snoopy Siapkan Pengalaman Seru untuk Keluarga dan Penggemar Animasi
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi
-
Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus
-
Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi
-
Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental
-
Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0
-
BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud
-
Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!
-
Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026