Suara.com - Barang-barang milik orang yang sudah meninggal dunia umumnya akan tetap disimpan dan dikenang saat ini.
Penelitian terbaru, akhirnya menemukan bukti kapan praktik itu pertama kali dilakukan.
Faktanya, menyimpan barang milik orang yang sudah meninggal setidaknya sudah dilakukan sejak 2.000 tahun yang lalu.
Temuan ini dilakukan oleh Dr Lindsey Buster dan timnya dari University of York, yang menemukan sendok tulang dan potongan game di dinding sebuah lokomotif Zaman Besi di Skotlandia.
Barang-barang seperti itu disimpan oleh orang-orang Zaman Besi sebagai pengingat dan ikatan dengan orang yang sudah meninggal.
Benda-benda bersejarah yang baru ditemukan mungkin tidak selalu menjadi bukti perilaku religius atau spiritual.
Tapi, benda itu bisa menjadi kenang-kenangan sebagai penghormatan kepada orang meninggal.
Tulang dan sendok yang ditemukan bisa saja diletakkan oleh orang-orang terkasih, sebagai sarana untuk menjaga hubungan dengan orang yang telah meninggal.
Tim ahli juga menemukan quernstones, sepasang alat batu yang digunakan untuk menggiling berbagai bahan dengan tangan, termasuk biji-bijian.
Baca Juga: Awas! Dari Jakarta hingga Surabaya, Daftar Wilayah Indonesia Ini Terancam Tenggelam 2050
"Quernstones akan menjadi pengingat nyata kehidupan sebelumnya," kata Dr Buster, dikutip dari Daily Mail, Rabu (23/6/2021).
Dr Buster juga menyebut benda seperti itu "barang bermasalah" karena benda sehari-hari yang digunakan oleh orang yang sudah meninggal, mungkin tidak akan digunakan kembali oleh keluarganya, tetapi juga tidak dapat dibuang begitu saja.
Praktik ini umum dilakukan masyarakat di seluruh dunia saat ini, terutama yang berfokus pada harta benda.
Namun, bukan berarti bahwa masyarakat zaman dulu tertarik dengan kepemilikan materi seperti saat ini.
Berita Terkait
-
Ternyata Manusia Bisa Berlari Lebih Cepat dari T-rex lho...
-
Terungkap! Ini Jumlah Total T-rex yang Pernah Hidup di Bumi
-
Makam Mewah Prajurit Zaman Besi Terkubur Dekat Burung Hantu Tanpa Kepala
-
Waduh! Terlalu Lama di Luar Angkasa Bisa Membuat Jantung Menyusut
-
Ahli Ungkap Hubungan Kehilangan Pendengaran dengan Covid-19
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Juni 2026: Trik Rahasia Dapat Ronaldinho 120 OVR
-
48 Kode Redeem FF Terbaru 11 Juni 2026: Siap-siap Bocoran Elite Pass Golden
-
Mobil Klasik Jadi Hadiah di Event Forza Horizon 6, Ada Tips Khususnya
-
6 HP 3 Jutaan Terbaik 2026 Gaming: Chip Kencang, Ada Pilihan David GadgetIn
-
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Bidik 2,4 Juta Perempuan Indonesia Melek Digital pada 2026
-
Sedikit Bocoran Gameplay Resident Evil Veronica, Mirip RE 2 Remake
-
Asus ROG Tetapkan Standar Baru Handheld Gaming PC lewat Xbox Ally X20 Berlayar OLED
-
Kenapa Kualitas Kamera HP Terasa Menurun Seiring Berjalannya Waktu? Ini Penjelasannya
-
2 Rekomendasi HP Kamera Optical Zoom, Ketahui Bedanya dengan Digital Zoom
-
5 HP Midrange dengan Kamera Terbaik untuk Video Sinematik, Hasil Stabil dan Warna Dramatis