Suara.com - Direktur Eksekutif Colliers International Indonesia, Ferry Salianto mengatakan, koridor TB Simatupang membutuhkan pasokan apartemen untuk mendukung pertumbuhan properti komersial di kawasan tersebut.
"Berdasarkan survei kami, koridor Simatupang masih menjadi kawasan prospektif bagi perusahaan yang bergerak di bidang minyak, tambang, consumer goods, dan telekomunikasi," kata Ferry saat dihubungi di Jakarta, Minggu (9/3/2014) seperti dikutip dari Antara.
Ferry mengatakan, koridor Simatupang sangat cocok untuk dibangun perkantoran, juga hotel, dan apartemen untuk ke depannya, hanya harus mendapat dukungan infrastruktur.
Menurut dia, harus ada solusi infrastruktur untuk mengatasi persoalan lalu lintas yang padat di kawasan ini, misalnya dengan membangun jalan layang mengingat sudah tidak tersedia lahan di koridor tersebut.
Dia mengatakan, berkembangnya koridor terjadi sejak tahun 2000 diawali dengan dibangunnya Jakarta International School, berlanjut kemudian dengan perkantoran sampai saat ini.
"Ketika itu, banyak perusahaan multinasional yang memindahkan kantornya dari CBD ke koridor ini dengan alasan lebih aman," ujarnya.
Sejak saat itu pertumbuhan properti di koridor TB Simatupang maju dengan pesat dengan pusat pertumbuhan dari kawasan Tanjung Barat sampai dengan Jalan Kartini. Harga sewa per meter persegi rata-rata sudah di atas 21 dolar Amerika per bulan. Kemudian, perkembangan dalam tiga tahun terakhir harga sewa rata-rata naik 10-20 persen. (Antara)
Berita Terkait
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!
-
Pagi Kelabu Warga Jakarta Selatan: Macet dan Genangan Jadi Ujian Kesabaran di Awal Pekan
-
Bisikan di Kegelapan
-
Purbaya Perpanjang Insentif PPN 100% Rumah dan Apartemen hingga Akhir 2026
-
Terbongkar! Detik-detik Penggerebekan Aborsi Ilegal di Apartemen Jaktim
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga
-
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global
-
Menko Airlangga Sebut Presiden Lebih Pilih Terapkan B40 Tahun Ini
-
Danamon Bakal Kembangkan Solusi Pembiayaan Kredit Karbon Berbasis Alam