Suara.com - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menyatakan pemerintah harus memperkuat promosi dan mutu produk lokal agar berdaya saing global. Penguatan ini salah satunya adalah dengan cara meningkatkan produktivitas dan penghasilan para Usaha Mikro Kecil Menengah dan Pedagang Kaki Lima.
"Peningkatan produktivitas UMKM dan PKL ini sangat penting. Yakni untuk menciptakan UMKM yang handal, mandiri dan berjiwa wirausaha. Sebab, UMKM ini sangat berperan sebagai penggerak ekonomi kerakyatan," kata Gobel ketika membuka Pameran Pangan Nusa dan Produk Dalam Negeri tingkat Regional 2015 di Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2015).
Selain meningkatkan produktivitas, kata Gobel, Kemendag juga telah berkomitmen meningkatkan promosi produk dalam negeri dengan memperkenalkan potensi unggulan nusantara. Ada jamu tradisional, sambal nusantara, aneka buah dan sayuran lokal.
"Pameran PPN dan PPDNR ini juga merupakan bentuk dukungan pembinaan dan pemberdayaan UMKM," tambah Gobel.
Sementara untuk mendukung peningkatan UMKM tersebut, Mendag juga menyerahkan secara simbolis bantuan sarana usaha kepada pedagang di Solo, berupa 60 unit gerobak dagang, 50 unit tenda dagang, dan 50 unit sepeda jamu. Selain itu, juga 50 unit sepeda jamu kepada pedagang Kabupaten Sukoharjo.
Pameran ini diikuti sekitar 136 UMKM dari berbagai provinsi di Indonesia. 65 stan PPN terdiri dari 28 stan untuk 12 provinsi dan 37 stan untuk tuan rumah Solo dan Provinsi Jawa Tengah. Sedang 69 stan PPDRN terdiri 31 stan untuk 12 provinsi dan 38 stand untuk tuan rumah.
"Ke 12 provinsi yang terlibat dalam pameran ada dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Utara, serta Solo dan Provinsi Jawa Tengah," tambah Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, Srie Agustina. (Labib Zamani)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.310, Sinyal Bahaya Ekonomi Lebih Buruk dari Krisis 1998?
-
Terburuk di Asia, Rupiah Ditutup Anjlok di Kamis Sore
-
PT SMI Salurkan Pembiayaan Rp 275 T ke Proyek Infrastruktur, Serap 10,9 Juta Tenaga Kerja
-
Evaluasi Program Magang Nasional, Menaker Blacklist Perusahaan Langgar Jam Kerja
-
Menaker Siapkan Program Pelatihan Vokasi-Magang, Diserap ke PSN hingga Kawasan Ekonomi Khusus
-
Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?
-
Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut
-
Pemerintah Mau Kasih Insentif Kendaraan Listrik, Tapi Ada Syaratnya
-
Rupiah Keok Tembus Rp17.301, Airlangga: Ini Gejolak Global!
-
PLN Cari Biang Kerok Penyebab Mati Listrik Massal di Jakarta