Suara.com - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis menyatakan lembaga audit yang dipimpinnya tersebut tidak memiliki wewenang terkait harga kesesuaian Bahan Bakar Minyak.
"Kami tidak memiliki wewenang untuk ikut campur dalam menentukan harga keekonomian yang pas bagi BBM, karena itu kewenangan pemerintah dan DPR," kata Harry di Jakarta, Senin (5/10/2015).
Hal tersebut dikatakan Harry setelah BPK menyampaikan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I (IHPS I) tahun 2015 di depan sidang Paripurna DPR di Kompleks Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta.
Harry bahkan menjelaskan pihaknya tidak bisa melakukan audit terhadap Pertamina, akan tetapi, jika diperlukan dirinya mengaku siap melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan mineral tersebut, misalnya untuk menyelidiki kerugian.
"Kalau misalnya terkait dengan beban-beban usaha, siapa yang memperoleh keuntungan kalau banyak impor itu bisa kita periksa atau efektifitas subsidi juga bisa kita periksa," ujarnya Akan tetapi, tambah Harry, hal tersebut haruslah ada permintaan entah datangnya dari pemerintah atau DPR untuk melakukan audit pada Pertamina.
"Sampai sekarang belum ada permintaan baik dari pemerintah atau dari DPR untuk melakukan audit Pertamina. Namun biasanya permintaan diajukan oleh DPR," katanya.
Sebelumnya diberitakan sejak awal tahun hingga Agustus 2015 PT Pertamina (Persero) mengaku telah mengalami kerugian hingga Rp15,3 triliun. Kerugian ini diklaim lantaran menjual harga BBM di bawah harga keekonomian. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Insentif Fiskal Jadi Motor Ekonomi 2026, Sektor Properti Ikut Tawarkan Bebas PPN
-
Praktik Gesek Tunai di Paylater Ternyata Ilegal, Apa Itu Metodenya?
-
Saham PWON Terus Terbang 8,72%, Manajemen Buka Suara
-
Sumber Kekayaan Pasangan Patricia Schuldtz, Sukses di Balik Bisnis Keluarga Cendana
-
IHSG Stabil di Level 9.000, Saham BUMI Hingga SOHO Menguat Drastis
-
Kurs Uang Rial Ambruk 1.457.000 rial per Dolar AS, Nilainya Jauh di Bawah Rupiah
-
Airlangga Ingatkan Jagung Tak Sekadar Pangan, Harus Seimbang untuk Pakan dan Industri
-
Jadwal Lengkap Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026
-
Performa Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun
-
Ekspor Venezuela Meluncur, Tren Kenaikan Harga Minyak Terhenti