Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku sudah melaporkan penerimaan pajak hingga akhir tahun tak mencapai target kepada Presiden Joko Widodo.
"Iyalah kita sudah laporkan ke pak presiden. Sebenarnya bukan bary kali ini, kita kan setiap bulan selalu rapat soal pajak. Tapi kan ini sudah kurang dari dua bulan, jadi memang harus dijelaskan se jelas-jelasnya," kata Darmin saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2015).
Ia mengatakan, penjelasan yang diberikan kepada Presiden Joko Widodo bukan mengenai pandangan bahwa target pajak tidak akan tercapai, melainkan, mengenai langkah-langkah yang akan diambil pemerintah untuk mengatasi hal tersebut.
"Ya bukan apa yang akan terjadi yang dilaporkan, tapi lebih ke langkah-langkah sama pencapaian penerimaan pajak tersebut," tegasnya.
Namun, Darmin masih enggan mengungkap, langkah-langkah apa saja yang disiapkan oleh pemerintah untuk menggenjot penerimaan pajak ini.
"Ya nantilah kalau soal langkahnya, biar kita duduk bersama dulu sama pak Menkeu, baru tau penjelasannya," ungkap Darmin.
Sekedar informasi, dua bulan menjelang akhir tahun 2015, penerimaan pajak tak kunjung memuaskan. Hingga 31 Oktober 2015, berdasarkan laporan Direktorat Jenderal Pakak, realisasi penerimaan pajak baru mencapai 58,6 persen atau sekitar Rp758 triliun dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan 2015 Rp1.295 triliun.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
Benarkah Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Naik 66 Persen? Bapenda Jateng Beri Jawaban Tegas
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Luhut Soroti Praktik Pengusaha Pecah Usaha Demi Hindari Pajak
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah