Suara.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyatakan pemerintah belum mengagendakan pengumuman Paket Kebijakan Ekonomi VIII pada Senin (21/12/2015) ini.
"Hari ini acara Presiden sudah terjadwal sangat padat dari pagi sampai sore, sampai malam, nanti juga ada beberapa acara intern," kata Pramono Anung di Istana Negara Jakarta, Senin (21/12/2015).
Pramono Anung menyebutkan dari agenda-agenda itu tidak ada yang berkaitan dengan rencana mengumumkan paket kebijakan ekonomi terbaru.
"Besok kita akan rapat terbatas dua kali, kemudian pada hari Rabu akan rapat paripurna terakhir Kabinet Kerja di tahun 2015 ini," kata Pramono.
Ia menyebutkan rapat terbatas pada Selasa esok di Jakarta sekitar jam 16.00 dan 17.00 WIB membahas masalah "dwelling time" dan terkait proyek kereta api.
Pramono juga mengatakan Presiden Jokowi akan berada di Indonesia Timur pada 27 hingga 31 Desember 2015.
"Presiden akan berangkat ke Kupang dari Solo tanggal 27 dan kembali ke Jakarta sebelum tahun baru," kata Pramono.
Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Jokowi) kemungkinan akan merilis Paket Kebijakan Ekonomi VIII pada Senin ini.
"Kemungkinan besarnya Senin," kata Menko Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Jumat (18/12).
Sayangnya, Darmin tidak menjelaskan isi Paket Kebijakan Ekonomi VIII meskipun ia dipanggil Jokowi untuk melaporkan Paket Kebijakan Ekonomi VIII.
"Ya nanti jangan sekarang. Saya tadi melapor paket delapan. Nanti lah Senin," kata Darmin.
Sepanjang tahun 2015, pemerintah sudah meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi dari Jilid I hingga VII. Tujuannya untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi nasional yang tengah melambat akibat tekanan perlambatan pertumbuhan ekonomi domestik maupun global.
(Antara)
Berita Terkait
-
Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM
-
Paket Stimulus Ekonomi Lanjut di 2026, Dari Magang Nasional hingga Insentif PPh
-
8+4+5 Program Ekonomi 2025: Strategi Baru Pemerintah Pulihkan Perekonomian
-
Pemerintah Punya Target Besar, 8 Paket Kebijakan Ekonomi Jadi 'Jurus' Capai Pertumbuhan 5,2 Persen
-
Spill 8 Paket Kebijakan Ekonomi Baru Pemerintah; Dari Magang Digaji UMP Hingga Cicilan Rumah Murah
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD
-
Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran
-
Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG
-
Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan
-
Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia
-
Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?
-
Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas
-
Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan
-
Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?