Suara.com - Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) mengemukakan bahwa produk reksa dana berbasis surat utang atau obligasi dapat menjadi tujuan investasi bagi Dana Pensiun (Dapen).
"Reksa dana dengan aset dasar Surat Berharga Negara (SBN) bisa diperhitungkan, di Indonesia terdapat sekitar 260 Dana Pensiun, total investasi Dapen mencapai Rp199 triliun, hanya 6,54 persen atau sekitar Rp13 triliun yang ditempatkan di reksa dana," ujar Ketua ADPI Suheri di Jakarta, Kamis (3/3/2016).
Ia menambahkan bahwa dana yang dikelola oleh Dapen mayoritas ditempatkan di dalam deposito, kemudian di obligasi korporasi dan surat berharga negara serta pada tanah dan bangunan.
"Perusahaan pengelola investasi atau Manajer Investasi dapat mengejar Dapen untuk berinvestasi ke dalam reksa dana," katanya.
Kendati demikian, Suheri mengatakan bahwa agen penjual reksa dana tidak membuat Dapen merasa resah dalam berinvestasi. Diceritakan, terdapat salah satu agen penjual reksa dana yang hanya mendorong nasabah untuk terus melakukan transaksi tanpa memikirkan keuntungan nasabah.
"Itu yang akan membuat orang kapok berinvestasi di produk-produk pasar modal. Reksa dana bukan hanya masalah pemahaman tetapi juga pihak yang terlibat kadang membuat resah. Kita harus lihat ini investasi jangka panjang, jangan sampai ada masalah dengan intregritas pasar," katanya.
Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito mengatakan bahwa pihaknya akan mengantisipasi hal-hal yang tidak berkenan bagi nasabah di pasar modal dengan memberikan pemahaman serta sosialisasi agar dapat mempertimbangkan risiko.
PT Infovesta Utama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyediaan informasi dan riset yang berkaitan dengan investasi pasar modal.
"Infovesta is on customer side, agar investor tidak diperdayakan oleh Manajer Investasi maupun pelaku lain. Kita akan datang dan mendidik 'customer' untuk memilih reksa dana yang bagus, yang tidak melihat 'return'. Diharapkan dapat meningkatkan profesional industri pasar modal," katanya.
Ketua Asosiasi Pengelola Reksadana Indonesia (APRDI) Denny Taher menambahkan bahwa pihaknya akan aktif melakukan sosialisasi dan edukasi meski sumber daya manusia (SDM) masih cenderung terbatas.
"Kita mempresentasikan 'return' kepada nasabah supaya lebih 'fair' dan transparan. Juga bagaimana meningkatkan etika, dan standarisasi agar dapat bersaing," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jamin Kesejahteraan Masa Tua, Pemerintah Siapkan Skema Dana Pensiun untuk Atlet
-
Tak Perlu Dicicil Lagi? Ini Aturan Baru Pencairan Dana Pensiun
-
Pajak Dana Pensiun: Benar Secara Hukum, Adilkah dalam Praktik?
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum