Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memanggil para menteri kabinet kerja dibidang perekonomian ke kantornya, Kemenko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (27/6/2016).
Rapat yang berlangsung dalam dua jam tersebut guna membahas peningkatan investasi melalui sektor industri.
Menteri Perindustrian, Saleh Husin mengatakan, selain membahas tentang peningkatan investasi melalui sektor industri, rapat koordinasi ini juga membahas berbagai insentif apa saja yang akan diberikan pemerintah kepada investor.
"Banyak yang dibahas, mulai dari kondisi industri di dalam negeri. Terus tadi bahas soal intensif khususnya untuk di wilayah Timur Indonesia. Ini salah satu cara agar orang mau masuk kembangkan industri," kata Saleh saat ditemui usai rapat.
Selain itu, pemerintah juga berencana akan mengembangkan 10 industri prioritas agar perkembangan industri semakin berkembang.
"Misal industri logam. Kan hasilnya banyak, nanti dilihat mana yang diprioritaskan. Begitu juga di sektor farmasi, otomotif atau lainnya. Industri kan sangat luas makanya dikerucutkan nanti," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Pilihan
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
Terkini
-
Investor Ritel Tak Lagi Terkecoh, OJK Rampungkan Aturan Soal Influencer Saham
-
Kejar Target Rp 336 Triliun, Bea Cukai Pakai AI demi Penerimaan Negara 2026
-
Kejar Target Rp 336 Triliun, Bea Cukai Pakai AI demi Penerimaan Negara 2026
-
Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya
-
Ramalan Harga Emas Batangan Pekan Depan Bisa Tembus Rp 2,6 Juta per Gram
-
Bea Cukai Tindak 1,4 Miliar Batang Rokok Ilegal di 2025, Tertinggi dalam Sejarah
-
Defisit APBN 2025 Terancam Naik, Purbaya Pede Ekonomi RI Tetap Bagus
-
BSI Kembali Buka Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua, Berlangsung 2-9 Januari
-
Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham
-
Sekolah dan Kantor Mulai Aktif, Penumpang Whoosh Melonjak hingga 20 Persen