Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani kemarin, Senin (27/6/2016) menjadi pembicara utama dalam kegiatan Indonesia-US Business Forum yang dihadiri oleh 52 perusahaan Amerika Serikat. Sektor-sektor perusahaan yg hadir dari footwear industri, furnitur, teknologi dan informasi serta makanan minuman. Kepala BKPM memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kemudahan berinvestasi di Indonesia. Termasuk revisi Peraturan Presiden mengenai daftar negatif investasi yang telah dikeluarkan per 18 Mei 2016.
Franky Sibarani menyampaikan bahwa dengan diterbitkannya perpres tersebut akan memberikan kepastian bagi calon investor potensial asal Amerika Serikat yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia. "Perubahan yang dilakukan menyentuh beberapa sektor utama yang menjadi pilihan investasi dari investor AS yang sejak 2010 hingga 2015 telah menanamkan modalnya di Indonesia hingga 8,3 miliar Dolar Amerika Serikat (AS)," ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Selasa (28/6/2016).
Beberapa sektor yang dimaksud oleh Kepala BKPM adalah sektor farmasi ditandai dengan dibukanya industri bahan baku obat, sektor perfilman dan sektor e-commerce. Dari sisi komitmen dalam periode yang sama tercatat mencapai 16 miliar Dolar AS dengan kontribusi terbesar dari sektor farmasi.
Selain sektor farmasi, Kepala BKPM juga menyampaikan mengenai potensi pengembangan sektor ekonomi digital di Indonesia. Franky menilai bahwa pertumbuhan sektor ekonomi digital yang tumbuh 40 persen per tahun dapat dimanfaatkan oleh calon investor asal Amerika Serikat.
"Potensinya untuk tumbuh terus meningkat. Diperkirakan nilai sektor ekonomi pada 2030 mencapai 130 miliar Dolar AS," terangnya.
Kegiatan pemasaran investasi yang dilakukan oleh BKPM bertujuan untuk meningkatkan aliran investasi dari Amerika Serikat mengingat investasi yang masuk dari Amerika Serikat masih kecil bila dibandingkan dengan potensi outward investment yang dimiliki.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Konjen RI San Fransisco Ardi Hermawan. Kantor perwakilan BKPM di New York terus berkoordinasi dengan perwakilan RI setempat untuk mengawal minat investasi yang disampaikan oleh investor.
Temui Investor Kelistrikan AS
Selain agenda menjadi pembicara dalam kegiatan Indonesia-US Busines Forum, Kepala BKPM juga melakukan pertemuan dengan investor kelistrikan asal Amerika Serikat. Pertemuan dilakukan untuk membahas mengenai beberapa kemudahan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk menarik investor asing. "Khusus kelistrikan kami telah memiliki koordinasi yang baik dengan stakeholder termasuk PLN," kata Franky.
Kegiatan pemasaran investasi Kepala BKPM dilakukan ke tiga kota utama Amerika Serikat yakni San Fransisco, Chicago dan New York.
Amerika Serikat tergolong negara prioritas pemasaran investasi, dari data yang dimiliki oleh BKPM pada tahun 2015, nilai realisasi investasi AS mencapai 893 juta Dolar AS terdiri dari 261 proyek dengan didominasi oleh sektor-sektor pertambangan. Dari sisi komitmen, tercatat masuknya komitmen 4,8 miliar Dolar AS terdiri dari 76 proyek.
Untuk diketahui, BKPM pada tahun 2016 menargetkan capaian realisasi investasi bisa tumbuh 14,4 persen dari target tahun 2015 atau mencapai Rp594,8 triliun. Realisasi ini dikontribusi dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp386,4 triliun atau naik 12,6 persen dari target PMA tahun lalu, serta dari PMDN sebesar Rp208,4 triliun naik 18,4 persen dari target PMDN tahun lalu. Untuk mencapai target tersebut, BKPM pada menetapkan 10 negara prioritas termasuk di antaranya Amerika Serikat, Australia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, RRT, Timur Tengah, Malaysia, dan Inggris.
Berita Terkait
-
Keputusan Pengambilan Tambang Martabe Milik Agincourt Berada di Tangan Prabowo
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?
-
Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Dari Kopi, Nongkrong, Lalu Investasi: Strategi Indonesia Pikat Investor di WEF Davos 2026
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Tips Mengajukan KPR Subsidi via Bank BTN Agar Diterima
-
Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat
-
Prospek Properti Negara Tetangga dan Proyeksi Pasar Global Tahun 2026
-
Purbaya Mengaku Belum Diajak Bicara Istana soal Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN
-
Apindo Berharap Perjanjian Dagang RI-AS Pangkas Tarif Industri Padat Karya
-
PNM Raih Apresiasi Internasional, Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds
-
Pajak Kendaraan Jateng Naik Drastis, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Arus Kendaraan Mudik Diproyeksi Naik 7%, Bisa Picu Potensi Macet di Pelabuhan
-
Perang Lawan Baja Impor, Pelaku Industri Desak Pengawasan Ketat dan Wajib SNI
-
BPJS Gratis untuk Driver Ojol, Program Apresiasi Gojek Bikin Kerja Lebih Tenang