Suara.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan kebijakan amnesti pajak yang diberlakukan pemerintah pusat akan membuka potensi ekonomi baru dan menumbuhkan perekonomian negara.
"Amnesti pajak bisa menimbulkan potensi baru karena adanya perbaikan ekonomi. Oleh karena itu kami mengimbau kepada pengusaha Jatim untuk memanfaatkan kebijakan ini," ucap Soekarwo, dalam pidato acara sosialisasi amnesti pajak yang dibuka Presiden Joko Widodo, di Surabaya, Jumat, petang (15/7/2016).
Soekarwo yang akrab dipanggil Pakde ini mengatakan secara umum ekonomi di wilayah Jatim tumbuh lebih bagus pada Triwulan I 2016, hal ini juga karena adanya program pemerintah melalui beberapa paket kebijakan ekonomi.
"Oleh karena itu, kami optimistis adanya kebijakan amnesti pajak yang akan diberlakukan semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, dan khususnya Jatim," ucapnya.
Soekarwo menjelaskan pada triwulan I perekonomian Jatim tumbuh pesat dari 5,0 persen menjadi 5,3 persen, atau secara umum naik 2,29 persen, kemudian pada Triwulan II mengalami pertumbuhan 5,6 persen.
"Pertumbuhan ekonomi Jatim ini didominasi sektor pengolahan seperti dari wilayah hilir dan agro, kemudian sektor perdagangan, dan terakhir pertanian," katanya.
Oleh karena itu, Soekarwo berharap kebijakan amnesti pajak akan terus mendorong perekonomian berbagai wilayah, karena tumbuhnya investasi nasional.
Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam sambutan Sosialisasi Amnesti Pajak di Grand City Convention Center, Surabaya mengajak seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) berpartisipasi dan memanfaatkan program ini.
"Kita ingin seluruh warga negara berpartisipasi, karena program ini menjadi kesempatan bagi siapa saja untuk berpartisipasi dan memberikan sumbangan bagi pambangunan negara," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden mengungkapkan program amnesti pajak kali ini tidak boleh gagal sebagaimana yang pernah diterapkan di Indonesia pada 1964 dan 1984.
"Kita pernah dulu tahun 1964 gagal karena ada peristiwa 1965, tahun 1984 juga tidak berhasil, karena saat ini pajak adalah pelengkap APBN," ujar Presiden.
Oleh karena itu, Presiden Jokowi juga mengimbau seluruh wajib pajak termasuk para pengusaha untuk memanfaatkan berbagai keuntungan yang ditawarkan program amnesti pajak. (Antara)
Berita Terkait
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli
-
Purbaya Tegaskan Tak Ada Lagi Tax Amnesty, Kecuali Perintah Presiden
-
Menkeu Purbaya Jamin Peserta Tax Amnesty Aman dari Pemeriksaan Ulang, Ini Aturannya
-
Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak
-
Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum