Kementerian Perdagangan hari ini menyelenggarakan pameran produk-produk ekspor terbesat dalam Trade Expo Indonesia yang ke-31.
Pameran tersebut berlangsung sejak hari ini 12 Oktober 2016 hingga 16 Oktober 2016 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Menteri Perdagangan Enggatiasto Lukita mengatakan, dengan adanya pameran produk-produk ekspor Indonesia ini dapat menarik kerjasama atau investasi jangka panjang.
Hal ini bertujuan untuk memasarkan produk-produk buatan Indonesia ke mancanegara dan menggerakkan perkonomian Indonesia menjadi lebih baik.
“Ini juga bertujuan untuk menarik invetor-investor baru. Karena, dalam pameran ini ada 15 ribu buyer yang terlibat. Sehingga, investasi jangka panjang, hubungan bisnis yang terjalin adalah berharga, karena itu kami mendorong tanda tangan antara eksportir Indonesia dengan pemberi luar negeri,” kata Enggar di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (12/10/2016).
Ia pun juga menjelaskan, dalam setiap pameran ini Kementerian Perdagangan selalu ada target yang ingin dicapai. Khusus TEI 2016 lanjut Enggar ada dua target yang ingin dicapai yakni investasi dan target bisnis.
“Ya yang seperti sudah dikatakan, investasi jangka panjang. Kedua, target bisnisnya juga ingin dicapai. Tahun ini target transaksinya 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp13 triliun,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga mendorong produsen produk-produk Indonesia untuk terus mengembangkan produk baru. Hal tersebut untuk menarik para investor baik dalam atau luar negeri.
"Selama ini Indonesia telah punya produk unggulan, kita enggak harus tergantung sama itu tapi harus mengembangkan produk baru. Begitu juga negara tujuan, harus ada diversifikasi negera pasar tujuan," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek