UangTeman.com yang merupakan bagian dari PT Alpha Digital Indonesia terus berinovasi dengan meluncurkan aplikasi mobile terbaru versi Android 2.0 dan iOS pada Desember 2016. Melalui pengembangan sarana teknologi tersebut, UangTeman menargetkan untuk menyalurkan pinjaman kepada nasabah dengan waktu hanya 15 menit sejak pengajuan aplikasi pada tahun depan dari sebelumnya selama dua hari.
Darmawan Zaini, Chief Technology & Product Officer UangTeman, mengatakan selama ini akselerasi proses peminjaman dari nasabah masih banyak berasal dari desktop dengan situs www.uangteman.com sekitar 60 persen dan sisanya yang 40 persen dari aplikasi mobile. Adanya inovasi ini, kata Darmawan, diharapkan pada tahun 2017 komposisinya akan lebih besar kepada aplikasi mobile.
“Sebelumnya kami sudah meluncurkan Android versi 1.0 pada Maret 2016. Sampai dengan awal Desember ini sudah meraih jumlah pengunduh sebanyak 46 ribu lebih dan kami targetkan akan meningkat hingga 300 persen di tahun mendatang,” terang dia di Jakarta, Senin (19/12/2016).
Menurutnya, akses untuk memperoleh pinjaman di UangTeman akan semakin mudah dan cepat. Alasannya, karena setiap nasabah sudah dapat mengakses dari aplikasi Android 2.0 dari Google Play Store sekaligus iOS di Apple App Store.
Dia pun menyampaikan, peluncuran versi kedua tersebut sebagai bagian dari feedback nasabah yang menginginkan kepraktisan dalam mengajukan pinjaman. Apalagi, jelasnya, penetrasi pengguna internet di Indonesia semakin meningkat seiring dengan penambahan pengguna smartphone.
“Kami optimistis dapat mencairkan pinjaman ke nasabah hanya dalam waktu 15 menit sejak pengajuan aplikasi ditambah lagi karena teknologi yang dipakai dapat cepat menyeleksi apakah aplikasi yang masuk layak untuk disetujui atau tidak. Nasabah tinggal mengupload foto copy KTP dan foto pribadi, jika disetujui maka pinjaman pertama besarannya maksimal Rp 3 juta sudah ditransfer ke rekening yang bersangkutan dengan biaya layanan sebesar 1% per hari dan jangka waktu sekitar 10 hari hingga 30 hari,” ungkap Darmawan.
Rio Quiserto, Deputi Chief Executive Operation UangTeman, menjelaskan pihaknya selalu menerapkan good strong risk management. Dengan demikian, terang Rio, dari total aplikasi yang masuk hanya sekitar 25 persen - 30 persen yang disetujui.
“Sejak UangTeman berdiri per April 2015 hingga Desember 2016, sudah ada lebih dari 50 ribu aplikasi pinjaman yang masuk dan tidak semuanya disetujui karena kami menggunakan algoritma yang secara otomatis dapat tahu karakteristik si peminjam. Apalagi adanya aplikasi mobile terbaru, orang tinggal klik apply maka dana langsung cair dalam 15 menit tentu teknologi yang kami miliki lebih kuat lagi dalam hal verifikasi data dan credit scoring. Terlihat saat ini kredit macet UangTeman tetap rendah, masih di bawah 3 persen,” tegasnya.
Di samping itu, Jamalul Izza Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), menerangkan langkah UangTeman dalam mengembangkan aplikasi mobile telah secara langsung mendukung penyebaran internet semakin cepat. Terutama, katanya, bagi nasabah yang menggunakan smartphone maka hal ini merupakan sesuatu yang positif.
Baca Juga: UangTeman.com Sasar Nasabah Luar Pulau Jawa
Berdasarkan data APJII, selama tahun 2016, penetrasi pengguna internet telah mencapai 132,7 juta dari total populasi yang ada sebanyak 256,2 juta. Adapun, kata Izza, sekitar 65% diantaranya berada di Pulau Jawa, atau mencapai sebanyak 86,3 juta pengguna internet.
Sebagai gambaran, dari angka tersebut, tercatat adanya peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2014 yang hanya mencapai 88 juta pengguna internet. Sedangkan dari total 132,7 juta pengguna di 2016, paling banyak berada di usia 25 - 34 tahun (75,8 persen) dan 10 - 24 tahun (75,5 persen).
“Jika berdasarkan pekerjaan, rasio tertinggi pengguna internet di Indonesia adalah pekerja atau wiraswasta sebanyak 62%. Kemudian perangkat yang dipakai paling tinggi adalah mobile dan komputer mencapai 50,7% sehingga ini menjadi momentum emas bagi UangTeman dalam memberikan kepraktisan dan menjangkau lebih banyak nasabah,” tambah Izza.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu