Suara.com - Kinerja PT Pegadaian (Persero) pada 2016 memenuhi target, yakni outstanding loan (OSL) atau penyaluran pembiayaan mencapai Rp35,4 triliun dari taget Rp35,7 milar. Hal ini diungkap Direktur V PT Pegadaian Sri Mulyanto.
"Masih ada sisa beberapa hari di bulan Desember ini, mudah-mudahan secara operasional maupun finansial target kinerja PT Pegadaian benar-benar dapat tercapai," katanya, di Magelang, Sabtu (18/12/2016), usai pengundian Kemilau Emas Pegadaian.
Ia mengatakan, nasabah PT Pegadaian secara nasonal mencapai sektar 7 juta orang. Dia menuturkan, program undian Kemilau Emas Pegadaian ini sebagai bentuk penghargaan kepada nasabah atas loyalitas memanfaatkan produk dan layanan PT Pegadaian.
Selan itu, katanya, juga untuk menambah daya tarik dalam mempertahankan nasabah eksisting dan upaya menambah nasabah baru.
Dia menyebutkan, dalam pengundian tahap II tahun 2016 hadiah yang diundi untuk pegadaian konvensional berupa satu keping logam mulia 500 gram, 12 unit mobil, dan 900 keping logam mulia lima gram.
Sedangkan untuk pegadaan syariah berupa satu keping logam mulia 250 gram, 12 paket ibadah umrah, dan 100 keping logam mulia lima gram.
Selain itu, Sri Mulyanto menambahkan, khusus untuk nasabah yang memiliki jumlah minimal 100 poin atau setara dengan transaksi senilai Rp100 juta berhak mengkuti undian hadiah grand prize berupa logam mulia satu kilogram.
Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Damar Latri Setyawan mengatakan, OSL untuk wilayah Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai Rp3,32 triliun dari target Rp3,377 triliun.
Ia menyebutkan, barang agunan untuk mendapatkan dana pembiayaan sampai saat ini masih didominasi perhiasan emas mencapai sekitar 90 persen.
Baca Juga: Sudah Ditembak, Ripandi Masih Bisa Bacok 3 Polisi
"Nasabah PT Pegadaian kebanyakan masyarakat kelas menengah ke bawah," pungkasnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu