Suara.com - Anggaran pembangunan gedung terminal umum Bandara Mozes Kilangin Timika yang berasal dari APBN melalui Kementerian Perhubungan, sebagian dipangkas dan dialihkan untuk memperbaiki Bandara Aminggaru Ilaga.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika John Rettob di Timika, mengatakan tahun ini sedianya alokasi anggaran APBN untuk menyelesaikan pembangunan gedung terminal umum Bandara Timika sebesar Rp198 miliar.
Namun separuh dana tersebut dialihkan untuk perbaikan Bandara Aminggaru Ilaga di Kabupaten Puncak mengingat selama ini terjadi banyak insiden kecelakaan pesawat di bandara tersebut.
"Dana yang dikucurkan untuk pembangunan gedung terminal umum Bandara Timika dari pusat sekitar Rp110 miliar. Separuh dana dialihkan untuk perbaikan Bandara Ilaga karena kondisi di sana sangat rawan," jelas John, Senin (13/2/2017).
Selain mengalokasikan dana untuk penyelesaian gedung terminal umum Bandara Timika berukuran 21 ribu meter persegi, Kemenhub juga akan mengalokasikan dana untuk pembangunan lapangan parkir kendaraan rods dua dan empat, pagar dan berbagai pekerjaan fisik lainnya.
"Kalau ditotal semua lebih dari Rp200 juta dana yang dikucurkan dari pusat untuk pembangunan berbagai fasilitas di Bandara Timika tahun ini," jelas John.
Ia mengatakan keberadaan Bandara Mozes Kilangin Timika ke depan sangat penting dan strategis guna menunjang program pemerintah dalam mempercepat akselerasi pembangunan di kabupaten-kabupaten pedalaman Papua.
Program mempercepat akselerasi pembangunan di wilayah pedalaman Papua itu baik melalui program BBM Satu Harga maupun peogram Tol Udara Timika-Wamena.
Terkait program BBM Satu Harga, PT Pertamina (Persero) telah mengoperasikan kembali pesawat Pelita Air Service untuk mengangkut BBM dari Timika ke sejumlah kabupaten di wilayah pedalaman Papua seperti Puncak, Tolikara, Yelimo, Nduga dan Yahukimo.
Baca Juga: Ahok Jadi Gubernur Lagi, ACTA Gugat ke PTUN Pagi Ini
Adapun program Tol Udara Timika-Wamena hingga sekarang belum terealisasi karena pemerintah tengah menyusun regulasi terkait hal itu serta masih melakukan proses tender operator penerbangan yang akan menangani angkutan kargo barang. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG