Citibank N.A., Indonesia (Citibank) membukukan kinerja yang positif pada akhir kuartal I 2017. Salah satunya karena terus menjaga tingkat permodalan yang kuat dengan memiliki rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 29,86 persen.
"Rasio ini naik dari sebelumnya 28,86 persen," kata Chief Executive Officer (CEO) Citibank Indonesia Batara Sianturi di Jakarta, Senin (15/5/2017).
Kualitas kredit terus dijaga dan bahkan ditingkatkan dengan berpedoman pada prinsip kehati-hatian. Sementara NPL gross dan nett Citibank pada akhir triwulan I 2017 sebesar masing-masing 2,58 persen dan 1,06 persen, membaik dibandingkan periode yang sama sebelumnya yaitu masing-masing sebesar 3,01 persen dan 1,15 persen.
Sebagai bank berskala global, keberhasilan kinerja Citibank diperkuat dengan berbagai penghargaan yang diterima baik di skala nasional, kawasan regional Asia, maupun global. Mengawali kuartal I 2017, Citibank mendapatkan secara total 6 (enam) penghargaan, yaitu 5 (lima) diantaranya dari Majalah The Asset sebagai “Best Bank in Indonesia”, “Best e-Bank in Indonesia”, “Best Corporate and Institutional Bank – Global in Indonesia”, “Best Corporate Bond in Indonesia”, “Best Liability Management in Indonesia” serta “Best Perform in Custodian Bank” dari Majalah Warta Ekonomi.
Di sepanjang 2017, untuk memperkuat fokus bisnis pada digitalisasi perbankan, Citibank mewujudkan berbagai inovasi dalam peningkatan produk dan layanan, salah satunya melalui peluncuran Citi MobilePASS yang diperuntukkan bagi klien institusional.
"Selain itu, Citibank menjalin kerjasama dengan PT Ashmore Asset Management Indonesia (Ashmore) dalam memasarkan produk reksa dana yang dikelola oleh Ashmore, yaitu Ashmore Dana Progresif Nusantara dengan tujuan memperluas diversifikasi pengelolaan aset bagi nasabah Citibank di Indonesia," ujar Batara.
Di awal tahun 2017, Citibank memperkenalkan program sosial kemasyarakatan “Digital Financial Literacy for Children” yang dilaksanakan di 4 kota, yaitu Jakarta, Tangerang, Bandung, dan Surabaya.
“Pencapaian positif di sepanjang kuartal I 2017 menjadi acuan bagi kami untuk senantiasa mendorong pertumbuhan dan mendukung kemajuan ekonomi bagi klien, nasabah dan masyarakat. Kami sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan, mitra bisnis, nasabah serta pemangku kepentingan Citibank atas kerjasama dan kepercayaan yang diberikan. Kami percaya bahwa Citibank akan senantiasa menjadi mitra perbankan yang dapat diandalkan di Indonesia,” tutup Batara.
Baca Juga: Laba Bersih Citibank Indonesia di Q1 2017 Capai Rp686 Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu
-
Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP
-
Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan
-
Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan
-
Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar
-
IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran
-
Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk
-
Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!
-
BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu
-
Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara