Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengklaim, produksi ikan mengalami kenaikan signifikan selama tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
“Produksi perikanan tercatat naik dari 20,84 juta ton di 2014 menjadi 23,51 juta ton di 2016,” kata Susi dalam konferensi pers 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di kantor staf kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2017).
Selain produksi, Susi mengklaim pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto perikanan selalu berada diatas rata-rata PDB nasional.
“PDB nasional dikisaran lima persen. PDK perikanan di 2015, tercatat sebesar 8,35 persen kemudian di 2016 sebesar 7,03 persen dan di 2017 sebesar 7,08 persen perkembangannya cukup signifikan,” terangnya.
Selain itu, lanjut Susi untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak Sumber Daya Perikanan juga mengalami kenaikan dari Rp 77,47 miliar di 2015 menjadi Rp 386,1 miliar per Oktober 2017.
Lebih lanjut Susi mengatakan, daya beli masyarakat terhadap ikan juga meningkat. Itu ditunjukkan dengan realisasi nilai tukar perikanan pada 2014 sebesar 102,73 menjadi 103,79 di periode September 2017.
Baca Juga: Cerita WN Malaysia Taruh Koper di Dekat Polda, Sempat Heboh
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?
-
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara