Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis nilai tukar mata uang Rupiah akan tenang kembali setelah beberapa hari terakhir mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
"Jadi ini buka sesuatu yang basisnya cukup kuat untuk (Rupiah) 'bergoyang' terus," katanya usai membuka Konferensi Internasional Minyak Kelapa Sawit dan Lingkungan (ICOPE) 2018 di Nusa Dua, Bali, Rabu (25/4/2018).
Menurut dia, optimisme nilai tukar Garuda akan kembali stabil dan menguat spekualasi yang diyakini tidak berlangsung lama.
Mantan Gubernur Bank Indonesia itu mengatakan pergerakan Rupiah sudah mulai relatif tenang pada Kamis (19/4/2018) mencapai Rp13.800.
Namun Rupiah kembali berfluktuasi setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan cuitan di media sosial Twitter yang menuding adanya manipulasi kurs Yen Jepang, Korea dan sebelumnya mata uang China.
"Biasalah kalau Presiden Trump bicara, orang mulai grogi karena biasanya dia (Trump) kalau bicara di twitter bisa juga dilaksanakan, kalau pun mungkin belum tentu juga (dilaksanakan)," katanya.
Meski demikian, Darmin menekankan masyarakat Indonesia untuk tidak terlalu khawatir dengan pelemahan nilai tukar Rupiah.
Pada penutupan perdagangan pada Selasa (24/4), nilai tukar rupiah berakhir di level Rp13.889 per dolar AS.
Angka tersebut menguat 86 poin atau 0,62 persen dari penutupan hari sebelumnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Rupiah Masih Menguat, Dolar AS Lesu ke Level Rp16.862
-
Rupiah Lemah hingga Level Tertinggi, Purbaya: Tak Usah Takut, 2 Minggu Menguat
-
Kasih Obat Kuat, BI Bakal Intervensi Rupiah Biar Perkasa
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.867
-
Rupiah Masih Keok Lawan Dolar AS, Ditutup di Level Rp 16.876
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Dapat Restu ESDM, Vale Gaspol Lakukan Operasional
-
Selain BBM, SPBU Kini Gali Cuan dari Air Minum Isi Ulang
-
IHSG Bidik Level 10.500: Mirae Asset Tetap Bullish di Tengah Tantangan Rupiah
-
Danantara Pastikan PT Timah Bukan Masuk Radar Penyuntikan Dana
-
Apa Itu Rekening Koran dan Apa Fungsinya? Ini yang Perlu Dipahami
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai
-
ANTAM Bantah Kabar Ledakan Tambang: Hoaks!
-
Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
-
Tensi Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen di Pasar Asia